TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Pejabat BI Sebut Manado Layak Ditiru Soal Pariwisata

Pariwisata sebagai alternatif untuk mendorong pertumbuhan lebih cepat.
Pejabat BI Sebut Manado Layak Ditiru Soal Pariwisata
Pantai Malalayang, Manado (Agustinus Hari/VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Manado telah menjadi model pengembangan pariwisata sebagai sumber ekonomi baru. Manado dinilai berhasil membangun sektor pariwisata dengan mendatangkan ribuan turis Tiongkok ke Manado. 

Manado telah menjadi pintu akses masuk wisatawan Tiongkok ke Sulawesi Utara. Sejak awal Juli lalu sudah sekitar 18 ribu turis asal Tiongkok datang ke Manado melalui penerbangan charter atau sewa. 

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan pariwisata menjadi sumber ekonomi baru yang cepat dan sangat menjanjikan. 

"Provinsi Sulawesi Utara sudah bisa mempercepat industri pariwisata. Manado menjadi destinasi internasional dengan memberikan bebas visa dan direct flight (penerbangan langsung), bekerja sama dengan agen tour turis-turis tiongkok," kata Perry di Manado, Jumat 2 September 2016. 

Perry memuji tingginya jumlah wisatawan Tiongkok yang tiba di Manado. Diutarakannya, pariwisata akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang terus langgeng mendorong ekonomi Sulut.  

Dia mendorong Manado membangun industri pariwisata dengan membuat paket-paket wisata, dan tempat-tempat wisata baru untuk mendorong datangnya wisata mancanegara dan domestik. 
 
 "Wisatawan domestik dan internasional harus kita garap. Model pengembangan pariwisata dapat kita lihat dari industri pariwisata Manado ini dan bisa dicontoh daerah lain," katanya. 
  
Menurutnya, kemudahan dan kenyamanan untuk traveling lebih penting dari kualitas infrastruktur. Demikian juga wisata terorganizir secara online  karena sekarang orang-orang mencari informasi wisata melalui Google. 

"Itu harus dikembangkan di Manado dan daerah-daerah lain. ini yang bisa berkembang lebih lanjut. Pariwisata sebagai alternatif untuk mendorong pertumbuhan lebih cepat dan dampak berantainya lebih besar ke industri-industri lain," ujarnya. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP