TUTUP
TUTUP
BISNIS

Turunnya Harga Minyak Bikin Saham Asia Melemah

Sebagian besar saham energi alami pelemahan pada pembukaan Rabu pagi.
Turunnya Harga Minyak Bikin Saham Asia Melemah
Bursa Jepang. (CNBC)

VIVA.co.id – Pasar Saham Asia pada perdagangan Rabu 14 September 2016 sebagian besar dibuka melemah. Indeks kembali turun akibat dampak dari ruginya sejumlah saham di Amerika Serikat akibat lonjakan volatilitas dan melemahnya harga minyak dunia.

Dilansir dari CNBC, indeks saham Nikkei 225 diperdagangkan turun 0,59 persen setelah pada Selasa lalu sempat naik hingga 0,2 persen. Sementara, Kospi Korea Selatan pada hari ini ditutup karena adanya libur nasional.

Kemudian, untuk indeks saham Australia ASX 200 tercatat turun sebesar 0,19 persen yang didorong oleh melemahnya semua sektor. Adapun untuk sektor energi turun sekitar 1,04 persen, dengan saham Santos yang turun 2,69 persen, Oil Search turun 1,24 persen dan Beach Energy turun 3,1 persen. 

"Pasar bereaksi terhadap isu yang berkembang bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BOJ) tidak mungkin menambah secara signifikan rencana stimulus saat ini, sedangkan Fed AS secara bertahap akan bergerak untuk menaikkan suku bunga," kata Kepala Analis Pasar di CMC Market Ric Spooner.

Selain itu, pasar juga bereaksi terhadap laporan harga minyak dunia yang melemah setelah Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan pasar terkait kemungkinan lamanya waktu harga minyak kembali naik karena lambatnya pertumbuhan permintaan minyak global.

Adapun pada perdagangan Selasa kemarin, harga minyak berjangka Brent mengalami penurunan sebesar 2,61 persen atau US$1,26 per barel, menjadi di level US$47,06 per barel. Sebelumnya pada senin, Brent diperdagangkan sebesar US$48,31 per barel.

Sedangkan, untuk harga minyak Amerika Serikat atau West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan hingga sebesar tiga persen atau sebesar US$1,39 per barel, menjadi sebesar US$ 44,90 per barel.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP