TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Ini Alasan BI Ubah Gambar Pahlawan di Rupiah

Ada 10 wajah pahlawan yang akan ditampilkan.
Ini Alasan BI Ubah Gambar Pahlawan di Rupiah
Ilustrasi uang rupiah. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

VIVA.co.id – Bank Indonesia menjelaskan 10 perubahan gambar pahlawan nasional pada mata uang rupiah, yang sebelumnya telah disepakati antara bank sentral bersama pemerintah maupun para pemangku kepentingan terkait.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi dalam konferensi pers di kantornya mengungkapkan, ada beberapa pertimbangan yang dijadikan acuan BI bersama para pemangku kepentingan, untuk menentukan wajah baru di dalam mata uang Garuda.

Pertama, adalah dari frasa Bhinneka Tunggal Ika, yang mencerminkan persatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keputusan ini, sebagai bentuk representasi keanekaragaman budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

"Pertimbangannya, yaitu kebinekaan. Jadi uang yang dikeluarkan itu adalah uang NKRI," kata Suhaedi, Kamis, 15 September 2016.

Suhaedi mengatakan, sepuluh wajah pahlawan yang akan dimuat dalam uang baru dipilih berdasarkan kepulauan-kepulauan yang berada di NKRI. Sehingga, semakin mencerminkan Indonesia.

"Yang ditetapkan oleh presiden, pahlawan dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, sampai dengan Irian Jaya. Ini representasi NKRI," tuturnya.

Sementara dari sisi pemilihan warna yang nantinya akan diubah, BI mengaku tidak ada makna tertentu. Warna tersebut, hanya jadi pembeda untuk transaksi.

"Agar mudah membedakan satu pecahan dengan pecahan yang lain. Lebih ke situ," ujarnya.

Sebagai informasi, penetapan gambar pahlawan nasional tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BI nantinya akan mengeluarkan tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam.
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP