TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Tolak Pemeriksaan Pajak, Menkeu Ajak Google Diskusi

Bila tak sepakat, langkah peradilan pajak akan ditempuh pemerintah.
Tolak Pemeriksaan Pajak, Menkeu Ajak Google Diskusi
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi keterangan pers di Kantor Pusat Dirjen Pajak, Jakarta, Selasa (16/8/2016).  (ANTARA/Rosa Panggabean)

VIVA.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membuka kemungkinan untuk melakukan diskusi kepada perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Google, terkait langkah mereka yang menolak pemeriksaan pajak yang diberikan otoritas pajak.

“Kami punya wadah untuk mendiskusikan hal tersebut,” tegas Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Jumat 16 September 2016.

Ani mengakui, perusahaan multinasional tersebut sudah pasti memiliki argumen terkait hal tersebut. Pemerintah pun membuka sesi diskusi dengan Google, jika itu memang diperlukan. Hal ini dilakukan, agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan.

Kendati demikian, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan, apabila dalam pertemuan itu nantinya kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat, maka langkah peradilan pajak pun akan ditempuh oleh pemerintah sesuai aturan yang berlaku.

“Perusahaan-perusahaan itu pasti punya argumen sendiri. Kalau sepakat atau tidak sepakat, juga ada peradilan pajak,” tegasnya.

Ani kembali menegaskan, selama ini pemerintah sudah memiliki peraturan perundang-undangan yang jelas, bagaimana sebuah perusahaan multinasional dapat dijadikan sebuah objek pajak. Yakni, apabila mereka mengoperasikan bisnis, dan meraup keuntungan dari bisnis tersebut.

Sebagai informasi, Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjakusuma mengklaim bahwa selama ini perusahaan telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia, dengan taat membayar seluruh pajak yang dikenakan. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP