TUTUP
TUTUP
BISNIS

Sesi Satu Ditutup, IHSG Bentuk Tren Penguatan Baru

Investor cermati kebijakan beberapa bank sentral.
Sesi Satu Ditutup, IHSG Bentuk Tren Penguatan Baru
IHSG Tergerus Harga Minyak (Antara/Puspa Perwitasari)

VIVA.co.id – Mengakhiri sesi I perdagangan siang ini, Kamis 22 September 2016, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,87 persen, atau 46,51 poin ke level 5.389,11.

Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan, menguatnya IHSG sejak kemarin, diyakini telah membentuk tren penguatan jangka menengah. IHSG pun siap untuk menuju target resistance (batas atas) yang baru.

Lanjar menjelaskan, secara teknikal IHSG menguji resistance terdekat sebelumnya. Pergerakan IHSG saat ini mulai mencapai batas atas terkuat.

"Sehingga, diperkirakan IHSG akan mencoba menguat dan menguji resistance jangka menengah dengan range pergerakan 5.315-5.420," ujarnya di Jakarta.

Kemarin, menurut Lanjar, penguatan IHSG terdorong hasil rapat Bank of Japan (BoJ) yang menunjukkan sikap defensif untuk tidak terburu-buru kembali menurunkan tingkat suku bunga negatifnya. 

Investor pun lebih berspekulasi mengenai kenaikan bunga pinjaman yang akan kembali ditahan oleh Bank Sentral AS (The Fed) melihat beberapa data ekonomi kunci rilis di bawah ekspektasi.

"Aksi tunggu investor pada pertemuan BOJ dan The Fed pada tengah pekan ini, menjadi tekanan tersendiri bagi investor terlihat setelah pertemuan BOJ dan hasilnya cukup pro market," tuturnya. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP