TUTUP
TUTUP
BISNIS

Pemeriksaan Pajak Google Masih Berlanjut

Jika ada bukti awal tindak pidana, akan naik ke penyidikan.
Pemeriksaan Pajak Google Masih Berlanjut
Suasana kantor perwakilan Google di Paris, Prancis. Pada 24 Mei 2016, kantor ini didatangi seratus petugas gabungan dari tim penyidik pajak dan polisi Prancis. (REUTERS/Jacques Brinon/Pool)

VIVA.co.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan terkait perusahaan Google yang masih menolak membayar pajak. Saat ini proses pemeriksaan masih terus dijalankan.

"Masih kami proses pemeriksaan, masih jalan terus," kata Ken di kantornya, Jakarta, Jumat, 30 September 2016.

Meski demikian, Ken menuturkan, pihaknya belum menentukan batas waktu pemeriksaan. Ken menegaskan jika ada bukti awal sebagai tindak pidana, maka Ditjen Pajak akan melanjutkan proses pemeriksaan tersebut ke tahap penyidikan.

"Tergantung pemeriksaannya, kalau ada bukti awal tindak pidana itu ya kami teruskan ke penyidikan. Kalau target pemeriksaan kan jangka waktunya satu tahun," kata Ken.

Ia melanjutkan bahwa pemeriksaan tengah dilakukan oleh petugas pemeriksa yang diisi oleh tim dari Direktorat Jenderal Pajak. Sementara segala bentuk ketidakpatuhan akan terus diendus.

"Pemeriksa oleh kami ya, penyidiknya juga ada di sini," kata dia.

Sejak april lalu, pemerintah telah meminta berbagai perusahaan internet untuk mendirikan badan usaha tetap (BUT) di Indoneisa. Dengan mendirikan BUT, maka badan usaha tersebut menjadi objek pajak dan wajib membayar pajak. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP