TUTUP
TUTUP
BISNIS

Senyum Puas Sri Mulyani Jelang Periode I Tax Amnesty Ditutup

"Hasilnya cukup menggembirakan."
Senyum Puas Sri Mulyani Jelang Periode I Tax Amnesty Ditutup
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati  (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)

VIVA.co.id – Periode pertama tarif tebusan terendah dari program kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty akan berakhir pada 00.00 WIB, Jumat, 30 September 2016. Hingga saat ini, jumlah dana dari deklarasi dalam negeri dan luar negeri maupun repatriasi terus meningkat.

Berdasarkan data amnesti pajak Direktorat Jenderal Pajak pada pukul 23.00 WIB, jumlah dana telah mencapai Rp3.604 triliun. Angka tersebut bertambah dari data yang sebelumnya diungkap oleh Presiden Joko Widodo pada pukul 08.03 WIB yaitu Rp3.540 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat ditemui di Kantor Pusat DJP mengungkapkan kebahagiaanya atas implementasi program tax amnesty pada periode tarif tebusan terendah itu. Menurutnya, hasil tersebut bisa menjadi dorongan moril tersendiri bagi otoritas pajak.

“Hasil sampai malam ini di satu sisi memberikan semangat. Hasilnya cukup menggembirakan,” ucap Ani, sapaan akrab Menkeu sambil tersenyum.

Kendati demikian, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengaku tetap akan mengevaluasi efektivitas program kebijakan tax amnesty di sisa enam bulan terakhir. Hal ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah atas program ini bisa terbayarkan.

“Masyarakat mulai percaya kepada pemerintah. Ini merupakan reaksi yang menggembirakan dan membuat kami semakin bersemangat,” katanya.

Pada periode kedua tax amnesty, Menkeu mengakui akan tetap fokus kepada wajib pajak orang pribadi (WPOP) maupun badan. Sebab sampai saat ini, menurut dia, masih ada potensi-potensi besar dari para WP tersebut.

“WPOP dan badan (fokus periode kedua). UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) juga. Masih banyak potensinya,” ujar Sri Mulyani. (ase)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP