TUTUP
TUTUP
BISNIS

Menanti Hasil Deutsche Bank, Harga Emas Naik Tipis

Harga emas Antam naik Rp1.000.
Menanti Hasil Deutsche Bank, Harga Emas Naik Tipis
Emas batangan (CNBC)

VIVA.co.id – Harga emas global naik tipis pada pembukaan perdagangan di awal Oktober, di tengah kekhawatiran pasar tentang kesehatan keuangan terhadap Deutsche Bank mereda.

Dilansir dari CNBC, Senin 3 Oktober 2016, harga emas naik tipis 0,3 persen menjadi US$1.319,40 per ons. Harga emas berjangka AS naik 0,4 persen menjadi US$ 1.322,30 per ons.

Deutsche Bank saat ini dalam tahap penyelesaian masalah keuangan perusahaan, sebelum digelarnya pemilihan Presiden bulan depan, di mana otoritas Amerika Serikat, menuntut denda hingga US$14 miliar untuk kelalaian dalam transaksi penjualan sekuritas berbasis mortgage.

Emas domestik

Sementara itu, harga beli emas di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Aneka Tambang (Antam) hari ini kembali naik Rp1.000 dari Rp600 ribu menjadi Rp601 ribu per kilogram.  

Adapun untuk pembelian kembali (buyback) tetap pada posisi pekan lalu, yaitu Rp548 ribu.
 
Berikut, daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar hari ini dilansir dari laman logammulia, Senin 3 Oktober 2016. 

Harga emas lima gram dijual Rp2,86 juta, 10 gram Rp5,67juta, 25 gram Rp14,10 juta, 50 gram Rp28,15 juta, 100 gram Rp56,25 juta, 250 gram Rp140,50 juta, dan 500 gram Rp280,80 juta.
 
Untuk produk Batik all series, Antam menetapkan harga emas 10 gram senilai Rp6,12 juta dan harga emas 20 gram Rp11,84 juta.
 
Sedangkan harga emas batangan kemasan Idul Fitri dua dan lima gram masing-masing Rp1,23 juta dan Rp2,93 juta. Bagi pembelian langsung di kantor Antam, ukuran, dua gram, 250 gram dan 500 gram tidak tersedia. 

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke Antam dan setiap harinya dibatasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP