TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

PPA BCA Menorehkan Kisah Membanggakan

Pendidikan adalah pondasi terpenting dalam kemajuan bangsa.
PPA BCA Menorehkan Kisah Membanggakan
Siswa PPA BCA foto bersama Bapak Jahja Setiaatmadja (Presiden Direktur PT BCA)

VIVA.co.id – Pendidikan adalah pondasi terpenting dalam kemajuan bangsa. Idealnya, semua elemen bangsa bahu-membahu dalam menciptakan akses pendidikan seluas-luasnya untuk generasi penerus. Sebagai bank swasta nasional terbesar di Indonesia, BCA turut ambil bagian dalam amanah besar ini. Salah satu bentuk komitmen BCA dalam dunia pendidikan adalah Program Pendidikan Akuntansi (PPA).

Baru-baru ini, siswa PPA BCA mencetak prestasi membanggakan. Pada 16-17 Mei 2016, Prasetiya Mulya Accounting Festival 2016  mengadakan kompetisi bertema “Actpreneur” yang diikuti oleh mahasiswa S1 jurusan akuntansi dari berbagai universitas di Pulau Jawa dan Bali. Keenam siswa PPA BCA berhasil menyabet juara pertama dan kedua dalam kompetisi tersebut. Mereka menggeser universitas langganan juara, seperti Universitas Indonesia, Universita Gadjah Mada, Universitas Airlangga, serta Binus University.

Keberhasilan ini menjadi kemenangan pribadi yang tak tergantikan. Keikutsertaan mereka di kompetisi didorong oleh inisiatif pribadi untuk menguji kapabilitas diri. Dengan persiapan mandiri selama seminggu, kedua tim berjibaku untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Siswa PPA BCA berhasil meraih juara di Prasetiya Mulya Accounting Festival 2016

Juara pertama diwakili oleh PPA angkatan 34, yaitu Vania Desianti, Sofiani Anggawinata, dan Dwi Chairani. Sementara juara kedua diwakili oleh PPA angkata 36, yaitu Hermana Cindy Kristina, Laurika Mutiara, dan Naliza Sapri.

“Kunci kemenangan kami sebenarnya sederhana, yaitu do our best. Meski tidak memiliki banyak waktu untuk persiapan, kami percaya Tuhan selalu membantu. Yang terpenting sudah melakukan yang terbaik dan tetap rendah hati ketika menjadi juara,” ujar Sofia.

Lain pula ungkapan bahagia dari salah satu PPA BCA angkatan 36 yang meraih juara kedua. Menurut Laurika Mutiara, dengan bertarung melawan tim lain yang cukup tangguh, kami pun menempa mental juara. Sangat bersyukur bisa membawa nama baik PPA BCA sebagai juara pertama dan kedua.

Torehan prestasi keenam siswa PPA ini memperoleh apresiasi dari Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.

“Saya mengucapkan selamat atas kemenangan keenam siswa PPA BCA, sekaligus berterima kasih karena telah mengharumkan nama BCA di ajang lomba mahasiswa akuntansi. Kemenangan ini membuktikan bahwa PPA BCA mampu bersaing dengan berbagai universitas ternama di Indonesia. Semoga prestasi ini dapat mendorong semangat siswa-siswi PPA BCA lainnya untuk lebih giat belajar,” ujar Jahja.

Dibekali Ilmu Akuntansi dan Pengalaman Karier
Program Pendidikan Akuntansi non gelar ini ditujukan kepada lulusan SMA atau sederajat yang berprestasi namun mengalami kendala finansial. Selama pendidikan, peserta tidak dipungut biaya. Bahkan para siswa mendapatkan uang saku dan fasilitas berupa buku-buku pelajaran serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebijakan perusahaan.
 
Dari tahun ke tahun, program yang telah berlangsung sejak tahun 1996 ini terus memperbarui sistem pendidikan. Staf pengajar berkualitas dari para profesional dan dosen dari universitas terkemuka di Indonesia turut menciptakan formula terbaik. Diterapkan pula sistem gugur dengan standar kelulusan yang ketat.

Pendidikan PPA BCA dilaksanakan selama 30 bulan. Selain mempelajari berbagai materi akuntansi sesuai kurikulum di perguruan tinggi, para siswa juga dibekali pengembangan soft skill melalui beragam kegiatan dan ekstrakurikuler. Para siswa juga berkesempatan mengikuti on the job training di berbagai unit kerja BCA. Mereka diberi kepercayaan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari saat mengikuti program tersebut.

Pada akhir tahun 2015, peserta program PPA mencapai 387 orang. Sebanyak 126 orang telah menyelesaikan program tersebut, dan 125 di antaranya bergabung dengan BCA sebagai karyawan tetap. Pencapaian ini selaras dengan komitmen BCA dalam pembangunan kualitas manusia Indonesia.

“Sebagai bank swasta nasional terbesar di Indonesia, BCA membutuhkan generasi muda yang kompeten untuk meningkatkan daya saing di tengah kompetisi perbankan yang semakin ketat,” ujar Jahja.  (webtorial)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP