TUTUP
TUTUP
BISNIS

Buat Dua Anak Usaha, AP II Targetkan Pendapatan Rp500 Miliar

Bisnis Non Aero dan Kargo berkontribusi 50% dari pendapatan di 2018.
Buat Dua Anak Usaha, AP II Targetkan Pendapatan Rp500 Miliar
Kantor Angkasa Pura II (Antara/ Muhammad Iqbal)

VIVA.co.id – PT Angkasa Pura II (Persero) meluncurkan dua anak usaha barunya yang bergerak di bidang Non Aero dan Kargo. Dua anak perusahaan baru tersebut, yakni PT Angkasa Pura Kargo dan PT Angkasa Pura Propertindo.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, tujuan pembentukan dua anak usaha baru ini adalah memperluas portofolio bisnis AP II, guna meningkatkan kontribusi pendapatan dari bisnis Non Aero dan Kargo. 

"Saat ini, pendapatan perseroan sekitar 60-70 persen berasal dari bisnis Aero seperti passenger service charge, biaya pendaratan pesawat, dan pemakaian garbarata.” kata Muhammad Awaluddin di kantor Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat 7 Oktober 2016. 

Dengan adanya dua anak usaha baru dan satu anak usaha sebelumnya, yaitu PT Angkasa Pura Solusi, AP II saat ini telah mempunyai tiga anak usaha.  Dan untuk tahun ini, proyeksi pendapatan dari tiga anak perusahaan AP II tersebut dipatok sebesar Rp500 miliar.

“Ke depan, seperti halnya bandara-bandara berkelas dunia, kami akan memaksimalkan pendapatan dari bisnis Non Aero dan Kargo sehingga pada 2018 dapat berkontribusi hingga mencapai 50 persen atau bahkan lebih terhadap total pendapatan perusahaan,” jelas Awaluddin.

Sebagai informasi, PT Angkasa Pura Propertindo berfokus pada pengembangan kawasan bisnis terintegrasi atau integrated business park, lalu Hotel dan Meetings, incentives, conferences, exhibitions (MICE), pergudangan, dan fasilitas properti penunjang operasional maskapai.

Anak usaha yang bergerak di sektor properti ini juga menyediakan jasa pengelolaan Hotel dan MICE, pengelolaan gedung, pengelolaan lahan, atau gedung parkir, dan memberikan konsultasi bisnis properti di bandara.

Sementara itu, PT Angkasa Pura Kargo akan fokus pada jasa pelayanan di bidang kargo dan logistik sebagai operator terminal kargo. Wilayah operasional kedua anak usaha tersebut tidak hanya bandara di bawah AP II selaku induk usaha namun juga di bandara-bandara yang dikelola oleh pihak lain.

Sedangkan PT Angkasa Pura Solusi yang sudah terbentuk sebelumnya bertugas mengelola lounge di bandara, bisnis Information Communication dan Technology, manajemen kebersihan gedung terminal bandara, pelatihan personil aviation security, dan manajemen ritel.

Adapun ketiga anak usaha AP II tersebut, kini menggunakan logo yang serupa dan hanya dibedakan sesuai dengan fokus bisnis masing-masing. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP