Harga Minyak Anjlok, Bursa Saham AS Ditutup Turun

Bursa Wall Street Amerika Serikat
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah disebabkan harga minyak anjlok pada perdagangan Senin 17 Oktober 2016. Para investor juga tengah menganalisa data ekonomi dan pernyataan Bank Sentral AS (The Fed), serta sejumlah laporan keuangan korporasi.

IHSG Dibuka Melemah, Terseret Keoknya Wall Street dan Bursa di Kawasan

Dilansir CNBC, Selasa 18 Oktober 2016, indeks Dow Jones ditutup anjlok 50 poin, dengan saham McDonald's, Goldman Sachs, dan Home Depot berkontribusi pada penurunan bursa.

Sedangkan indeks S&P 500 tergelincir 0,3 persen dengan saham sektor energi dan konsumer memimpin penurunan. Sektor energi menghadapi tekanan dari anjloknya harga minyak AS, yang turun 0,81 persen di US$49,94 per barel. 

Bursa Wall Street Bergejolak Dapat Kabar Trump Positif COVID-19

Sementara indeks Nasdaq merosot 0,27 persen ditutup di 5.199,82. Perusahaan teknologi IBM dan Netflix adalah sejumlah perusahaan yang dijadwalkan akan segera mengumumkan laporan keuangan kuartal tiga.  

Wakil presiden The Fed, Stanley Fischer memperingatkan bahaya suku bunga rendah. Ia menyatakan hal itu akan mendorong resesi lebih dalam dan lebih lama, serta menyebabkan ekonomi semakin rapuh.

Dulu Mesin Uang, Begini Kondisi ExxonMobil Sekarang

Pasar sangat mengharapkan kenaikan suku bunga acuan The Fed pada akhir tahun tahun ini.

(mus)
 

Wall Street New York

Rusuh di Gedung Kongres AS, Bursa Wall Street Malah Cetak Rekor Baru

Investor Wall Street tak terpengaruh aksi para pendukung Presiden Donald Trump di depan Gedung Kongres AS yang berujung rusuh.

img_title
VIVA.co.id
7 Januari 2021