TUTUP
TUTUP
BISNIS

Indonesia Surplus Perdagangan US$1,2 Miliar

Surplus neraca perdagangan terbesar sepanjang 2016.
Indonesia Surplus Perdagangan US$1,2 Miliar
Ilustrasi Peti Kemas Ekspor Impor Pelabuhan (eolaspecialtyfoods.com)

VIVA.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat neraca perdagangan mengalami surplus US$1,2 miliar di September 2016, . Surplus tersebut diperoleh dari surplus perdagangan non migas sebesar US$1,9 miliar dan defisit perdagangan migas sebesar US$0,7 miliar.

"Surplus neraca perdagangan September menjadi yang terbesar sepanjang 2016," kata Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Rabu, 19 Oktober 2016.

Enggar mengungkapkan secara kumulatif neraca perdagangan non migas Januari-September 2016 surplus sebesar US$9,7 miliar, dan neraca perdagangan migas defisit US$4,0 miliar. Perolehan tersebut membuat neraca perdagangan secara total surplus sebesar US$5,7 miliar.

“Perkembangan surplus neraca perdagangan memberikan sinyal positif bagi membaiknya perdagangan luar negeri Indonesia dan perekonomian secara keseluruhan,” ujarnya.

Beberapa negara mitra dagang memberikan surplus terbesar, yaitu India, Amerika Serikat (AS), Filipina, Belanda, dan Pakistan. Total nilai perdagangan mencapai US$2,2 miliar.

Sementara, hubungan dagang dengan Republik Rakyat Thiongkok (RRT), Thailand, Argentina, Jepang, dan Ukraina menyebabkan defisit nonmigas terbesar yang jumlahnya mencapai US$1,7 miliar.

Meskipun mencatatkan nilai surplus tertinggi sepanjang 2016, ia mengungkapkan pada September 2016 total nilai ekspor Indonesia sebesar USD 12,5 miliar melemah 0,6 persen dibanding September 2015 (Year on Year/YoY). Nilai impor Indonesia juga melemah, dari total sebesar USD 11,3 miliar tercatat turun 8,78 persen (Month on Month/MoM) atau turun 2,3 persen (year on year).

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP