TUTUP
TUTUP
BISNIS

Tindak Kriminal Banyak Bersembunyi di Balik Illegal Fishing

Sejumlah kasus penyelundupan barang juga ada di balik pencurian ikan.
Tindak Kriminal Banyak Bersembunyi di Balik Illegal Fishing
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

VIVA.co.id – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, kebijakan anti-Ilegal, unreported and unregulated (IUU) fishing yang digadang-gadang oleh pihaknya, semata-mata bukan hanya menyasar sektor penangkapan ikan secara ilegal saja.

Dia menyebut, banyak persoalan lain di luar masalah perikanan, yang turut bersembunyi di balik masalah illegal fishing dan sangat mengancam kedaulatan bangsa.

"Dari illegal fishing ini banyak sekali aktifitas kriminalitas lainnya yang terjadi. Seperti penyelundupan barang, buah, hewan langka, senjata api, dan lain sebagainya" kata Susi dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 20 Oktober 2016.

"Bahkan beberapa indikasi menunjukkan bahwa mereka juga memasukkan narkoba," ujarnya menambahkan.

Susi juga menjelaskan, penyelewengan distribusi bahan bakar oleh sejumlah oknum yang sering terjadi di tengah laut, merupakan salah satu masalah yang kerap menjadi pangkal dari kelangkaan BBM di sejumlah daerah.

Dirinya bahkan menyebut, sejumlah pelaku illegal fishing itu banyak yang menikmati BBM tersebut, yang kemudian dipakainya untuk mencuri ikan di perairan Indonesia.

"Dahulu kita suka lihat masyarakat di daerah antre BBM. Tapi sekarang tidak pernah lagi, karena sudah tidak ada yang menyelundupkan minyak-minyak itu ke tengah laut untuk dipakai mencuri ikan kita," kata Susi.

Oleh karenanya, penanganan terhadap IUU fishing yang sedang digenjot Kementerian Kelautan dan Perikanan saat ini, diharapkan bisa menyapu bersih berbagai bentuk praktik korupsi di sektor perikanan, yang terbukti menjadi penghambat bagi terciptanya iklim good governance di dalam tubuh pemerintahan.

"Kegiatan ilegal ini jelas merusak tatanan good governance yang sedang kita galakkan. Karena biasanya mereka akan menyuap sana-sini untuk melakukan IUU fishing, seperti markdown kapal yang meminta agar ukuran kapalnya yang besar dibuat kecil di atas kertas, agar bisa masuk ke sejumlah perairan," ujarnya.

(mus)
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP