TUTUP
TUTUP
BISNIS

KPPU Puji Strategi Jokowi-JK Soal Persaingan Usaha

Presiden meminta KPPU menghukum pelaku kartel yang merugikan.
KPPU Puji Strategi Jokowi-JK Soal Persaingan Usaha
Pimpinan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) saat menggelar rapat.  (www.telkomsel.com)

VIVA.co.id – Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (JK) kini sudah genap dua tahun. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengapresiasi kinerja mereka dalam hal menciptakan kompetisi persaingan usaha, yang menjadi salah satu basis untuk mencapai data saing perekonomian.

Ketua Umum KPPU, Syarkawi Rauf, mengatakan hal tersebut masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional.  Dan, untuk mencapai kompetisi nasional yang tinggi, diperlukan aturan kompetisi yang kuat.

"Mengenai persaingan usaha, saya mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Jokowi maupun JK sejak awal. Karena, untuk pertama kalinya, kompetisi itu menjadi salah satu strategi atau salah satu basis untuk mencapai daya saing ekonomi kita secara nasional," ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin, 24 Oktober 2016.

Syarkawi mengungkapkan, KPPU selama ini mendapatkan dukungan dari presiden dan mendapat mandat untuk menindak pelaku usaha yang melanggar hukum persaingan usaha secara tegas.

Ia menambahkan, Presiden menginstruksikan agar KPPU melindungi masyarakat kecil, khususnya para konsumen dan pelaku usaha kecil, agar tidak menjadi korban pelaku usaha besar yang ingin meraup keuntungan dengan serakah.

"Presiden menyampaikan ke kami bahwa terhadap pelaku kartel yang merugikan masyarakat kecil, yang merugikan konsumen dengan pendapatan kecil atau rendah, maka KPPU agar mengambil tindakan setegas-tegasnya, kalau perlu matikan. Itu yang disampaikan dan kami jadikan pedoman sampai sekarang," tuturnya.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP