TUTUP
TUTUP
BISNIS

2 Tahun Jokowi-JK, RI Keluar dari Perlambatan Ekonomi Global

RI mampu menangkal dampak ekonomi global dan mampu tumbuh positif.
2 Tahun Jokowi-JK, RI Keluar dari Perlambatan Ekonomi Global
Naik Kereta Kuda, Jokowi-JK Disambut Lautan Massa (VIVAnews/Ahmad Rizaluddin)

VIVA.co.id – Dua tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, situasi perekonomian global masih menjadi momok yang berpotensi memengaruhi perekonomian dalam negeri secara menyeluruh.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, dalam empat sampai lima tahun terakhir, situasi perekonomian global memang mengalami fase sulit. Berbagai negara maju maupun berkembang pun terkena imbas dari perlambatan tersebut.

Aktivitas perdagangan internasional yang melesu, menjadi salah satu penyebab perlambatan ekonomi global semakin terasa. Sejumlah negara maju maupun berkembang, mulai memutar otak untuk merangkai kebijakan yang mampu menangkal sentimen dari pelemahan ekonomi.

"Tetapi, tidak semua berhasil keluar dari pusaran perlambatan ekonomi," ungkap Darmin, saat ditemui di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 25 Oktober 2016.

Menurut Darmin, Indonesia, India, Filipina, dan Vietnam, merupakan negara-negara yang tidak begitu terseret dengan adanya perlambatan ekonomi global. Rangkaian kebijakan yang diterbitkan, dianggap telah menangkal dampak dari perekonomian global.

Namun, lain cerita bagi negara-negara seperti Brasil, Rusia, Afrika Selatan, sampai dengan Turki, yang begitu merasakan dampak dari perlambatan ekonomi. Terlepas dari hal tersebut, Indonesia masih menjadi salah satu negara yang mampu tumbuh di tengah perlambatan ekonomi.

"Brasil dan Rusia sudah masuk ke arah negatif. Afrika Selatan mungkin di ambang kesulitan sekarang. Turki ada persoalan politik. Tidak ada yang mampu bertahan," katanya. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP