TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Daftar Negara Penyumbang Investasi RI

Investasi diklaim bergeliat selama dua tahun Jokowi-JK.
Daftar Negara Penyumbang Investasi RI
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Trikasi Lembong. (viva.co.id/Chandra G. Asmara)

VIVA.co.id – Langkah aktif Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam dua tahun terakhir memimpin Indonesia, diklaim telah berdampak positif pada peningkatan realisasi investasi di Indonesia. 

Selama tiga periode semester, yakni sejak Januari 2015 sampai dengan Juni 2016, realisasi investasi yang bersumber pada Penanaman Modal Asing mencapai Rp453,8 triliun, atau naik 32,5 persen.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong menegaskan, kenaikan investasi hingga periode Juni 2016, akan kembali ditingkatkan dengan melakukan penanaman dari siai deregulasi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

"Pelayanan publik kepada investor menjadi ujung tombak dari upaya pemerintah untuk terus memperbaiki investasi," ungkap Tom, sapaan akrab Thomas, saat ditemui di Sekretariat Negara Jakarta, Selasa 25 Oktober 2016.

Berdasarkan data investasi periode Januari 2015-Juni 2016, jumlah proyek investasi mengalami kenaikan sebesar 145,9 persen, yaitu dari yang sebelumnya 10.953 proyek menjadi 26.932 proyek.

Sementara itu, dari daftar negara-negara penyumbang investasi, Hong Kong menjadi salah satu negara tertinggi, di mana realisasi investasinya mencapai US$2 miliar, atau meningkat 155 persen dibandingkan periode Juli 2013 sampai dengan Desember 2014, yang hanya tercatat US$0,8 miliar.

Kemudian, disusul dengan Tiongkok, mencapai US$1,6 miliar, atau naik 78 persen, dari periode tiga semester sebelumnya yang hanya US$0,9 miliar. Di posisi ketiga, yakni Malaysia, yang mencapai US$3,6 miliar, naik 69 persen dari periode tiga semester lalu yang hanya sebesar US$2,1 miliar.

Meski begitu, selama tiga periode tersebut, justru terjadi penurunan realiasi investasi yang berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Korea Selatan, Belanda. Minimnya realisasi investasi dari negeri Elizabeth menjadi yang tertinggi, di mana hanya US$0,6 miliar, atau minus 69 persen dari realisasi tiga semester sebelumnya yang mencapai US$2 miliar. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP