TUTUP
TUTUP
BISNIS

IHSG Diproyeksi Masih Melaju di Jalur Hijau

Investor menanti rilis data ekonomi RI pekan depan.
IHSG Diproyeksi Masih Melaju di Jalur Hijau
Investor sedang mengamati papan IHSG di Bursa Efek Indonesia.  (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)

VIVA.co.id – Indeks harga saham gabungan hari ini, Kamis, 26 Oktober 2016, diperkirakan akan melanjutkan penguatannya. Setelah kemarin berhasil ditutup di zona hijau dengan menguat tipis naik 1 poin (0,03 persen) ke 5.399.

Analis PT Asjaya Indosurya Secutities William Surya Wijaya mengatakan, laju IHSG masih dalam fase konsolidasi. Sentimen positif dan optimisme investor yang menanti rilis data perekonomian pekan depan menyelimuti IHSG.

"IHSG masih bergelut dalam rentang konsolidasi wajar, sembari menanti rilis data perekonomian pekan depan yang merupakan awal bulan November," ujarnya di Jakarta.

Pihaknya memproyeksikan, laju IHSG hari ini akan berada pada batas bawah atau support di level 5.372 yang saat ini sedang diuji. Sementara target batas atas atau resistance, berada di level 5.488 yang wajib ditembus untuk menggeser pola konsolidasi. "Hari ini IHSG berpotensi menguat," tuturnya.

Dengan demikian, kata William, pihaknya merekomendasikan para investor untuk dapat mengakumulasi pembelian beberapa saham diantaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Kemudian, PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Gas Negara Tbk (PGAS), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP