TUTUP
TUTUP
BISNIS

Harga Emas Global Tertekan Dolar AS, Produk Antam Merosot

Sentimen positif festival Diwali belum cukup kuat dongkrak harga.
Harga Emas Global Tertekan Dolar AS, Produk Antam Merosot
Harga Emas  (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVA.co.id – Harga emas internasional sedikit terpeleset pada pembukaan perdagangan pagi ini. Meski cenderung melemah, stabilnya dolar AS terhadap yen menggangu laju kenaikan harga emas yang didorong oleh festival musiman di India. 

Dikutip dari Reuters, Kamis 27 Oktober 2016, harga emas di pasar spot internasional turun hampir 0,1 persen ke level US$1.265,5 per ons. Emas berjangka Amerika Serikat hampir tidak berubah dibanderol US$1.266,5 per ons. 

Logam kuning ini diperkirakan akan mengalami kenaikan harga karena meningkatnya permintaan, jelang festival musiman di India yaitu Dhanteras dan Diwali. Pada festival tradisional tersebut, emas diberikan sebagai hadiah. 

Emas domestik

Harga emas batangan di pasar dalam negeri merosot Rp2.000 per gram dibandingkan harga kemarin. Berdasarkan data Unit Bisnis Antam, untuk pembelian di kantor Pulogadung, harga emas dijual Rp599 per gram.
 
Sedangkan harga emas untuk pembelian kembali juga tergelincir Rp2.000 dibanderol Rp526 ribu per gram. Berikut ini, harga emas berdasarkan ukuran seperti dikutip dari laman logammulia, Senin 24 Oktober 2016: 
 
Emas lima gram Rp2,85 juta, 10 gram Rp5,65 juta, 25 gram Rp14,05 juta, 50 gram Rp28,05 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp56,05 juta, 250 gram Rp140 juta, dan emas 500 gram dibanderol Rp279,8 juta.

Sementara itu, harga emas edisi batik 10 dan 20 gram dibanderol masing-masing Rp6,1 juta dan Rp11,85 juta. Sedangkan emas edisi Idul Fitri, untuk ukuran satu, dua, dan lima gram dibanderol masing-masing, Rp674 ribu, Rp1,23 juta, dan Rp2,92 juta. 
 
Untuk transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Hari ini, seluruh ukuran tersedia.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP