TUTUP
TUTUP
BISNIS

Defisit 2,41 persen, Utang di 2017 Tambah Rp384,7 Triliun

Defisit APBN 2017 jauh lebih realistis.
Defisit 2,41 persen, Utang di 2017 Tambah Rp384,7 Triliun
Ilustrasi peningkatan defisit RI sepanjang 2016. (Halomoney)

VIVA.co.id – Defisit anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 ditetapkan sebesar Rp330,2 triliun, atau 2,41 persen terhadap produk domestik bruto. Dengan ini, mau tidak mau pemerintah harus menambah utang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, jika dibandingkan kemungkinan perkiraan defisit hingga akhir 2016, maka proyeksi defisit hingga akhir 2017 jauh lebih realistis.

“Dibandingkan outlook 2016 yang bisa sampai 2,7 persen, rasio itu lebih rendah. Jadi ada tambahan utang sebesar Rp384,7 triliun,” jelas Menkeu dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis 27 Oktober 2016.

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, menjelaskan penambahan utang tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) netto yang sudah mencakup pembayaran utang lama sebesar Rp400 triliun, dan pembiayaan investasi sebesar Rp47,5 triliun.

“Ini untuk menjaga rasio utang pada PDB yang masih relatif sehat. Pembiayaan dari utang kami juga tidak terlalu berat,” katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan, pemerintah akan terus memperbaiki fondasi fiskal, agar beban bunga tidak semakin membebani. Intinya, ditegaskan dia, adalah bagaimana mengelola keuangan negara dengan baik.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP