TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Indonesia Bidik Rp16,9 Miliar dari Pameran Farmasi di Afrika

Puluhan perusahaan Nigeria dan Benin berminat pada produk medis RI.
Indonesia Bidik Rp16,9 Miliar dari Pameran Farmasi di Afrika
Farmasi (ANTARA/Andika Wahyu)

VIVA.co.id – Kementerian Perdagangan optimistis bisa mendapat pasar potensial dari industri medis di Afrika. Dalam suatu pameran di Afrika dua pekan lalu, delegasi Indonesia berharap meraup transaksi sedikitnya US$1,3 juta atau setara dengan Rp16,9 miliar (dengan kurs Rp13.000).

Afrika kini menjadi salah satu target Kemendag untuk melakukan diversifikasi pasar, dengan berbagai kegiatan promosi untuk meningkatkan ekspor nonmigas Indonesia.

Transaksi potensial tersebut diperoleh melalui Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Lagos yang mengikuti Medic West Africa and Medlab West Africa Exhibition 2016, ajang pameran alat-alat dan produk kesehatan terbesar di Afrika Barat, pada 12-14 Oktober 2016 di Lagos, Nigeria.

Kepala ITPC Lagos, Nino Wawan Setiawan, mengatakan transaksi potensial tersebut masuk melalui enam perusahaan Indonesia, di antaranya CV Beauty Kasatama yang mempromosikan underpad, masker bedah, penutup kepala bedah, dan gaun bedah.

"Ada 90 perusahaan Nigeria dan Benin berminat terhadap produk underpad dan masker bedah dari Beauty Kasatama dengan transaksi potensial sebesar US$350 ribu," ujar Nino dalam siaran pers yang diterima VIVA.co.id pada Jumat, 28 Oktober 2016.

Selanjutnya adalah PT Shamrock Manufacturing Corpora, PT Sugih Instrumendo Abadi, PT Oneject Indonesia,  PT Arista Latindo dan PT Menjangan Sakti (Mensa).

Nino mengatakan, selama 20 tahun terakhir, ekspor obat-obatan Indonesia ke negara-negara Afrika Barat menunjukkan peningkatan signifikan.

Beberapa perusahaan farmasi Indonesia yang telah melakukan ekspor adalah Kalbe Farma, Biofarma, Tempo Scan Pasific, Dexa Medica, Menjangan Sakti, Haduo Herbatic, dan Sanbe Farma.

Jumlah populasi Nigeria mencapai 181,5 juta jiwa atau sebesar 58,8 persen dari total populasi di Afrika Barat yang sebesar 301,5 juta jiwa. Pendapatan per kapita Nigeria sebesar US$1,05 triliun merupakan yang terbesar di Afrika Barat dan terbesar ketiga di Afrika setelah Mesir dan Afrika Selatan.

"Dengan demikian, Nigeria merupakan pasar terbesar di Afrika Barat, terutama untuk barang-barang konsumsi dan farmasi," katanya.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP