TUTUP
TUTUP
BISNIS

Menkeu: Rakyat Miskin Terkonsentrasi di Negara-negara Muslim

Ini turut jadi tantangan bagi RI dengan jumlah kaum muslim terbanyak.
Menkeu: Rakyat Miskin Terkonsentrasi di Negara-negara Muslim
Penduduk miskin di Jakarta tinggal di pemukiman kumuh.  (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVA.co.id – Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengungkapkan rakyat miskin saat ini sudah mencapai 14 persen dari seluruh penduduk dunia, yang berjumlah sekitar tujuh miliar. Sehingga, jumlah penduduk miskin di dunia saat ini ada sekitar satu miliar orang.

Ani, sapaan Sri Mulyani mengatakan sebagian besar penduduk miskin itu terkonsentrasi di negara-negara muslim. Kebanyakan di negara-negara Afrika dan Asia Selatan.

“Mulai dari Nigeria, Chad, Kamerun, Ethiopia, Kenya, Tanzania, dan beberapa negara di kawasan Asia Selatan,” kata Ani saat memberikan kuliah umum di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2016, di Grand City, Surabaya, Jumat 28 Oktober 2016.

Menurutnya, hal itu merupakan tantangan tersendiri bagi negara-negara Islam. Tidak terkecuali Indonesia, yang merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Ia menjelaskan, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar, Indonesia harus memanfaatkan potensi ekonomi syariah. Ani menganggap pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia sebenarnya cukup menjanjikan.

“Misalnya dalam keuangan syariah selama satu dekade terakhir itu asetnya mencapai Rp3,2 triliun. Padahal sebelumnya hanya Rp1,6 triliun. Artinya ada kenaikan sebesar 10 persen setiap tahunnya,” tuturnya.

 

(ren)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP