TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

BI: Inflasi Akhir Tahun 2016 Mengarah ke 3,2 persen

Inflasi Oktober 2016 diperkirakan 0,13 persen.
BI: Inflasi Akhir Tahun 2016 Mengarah ke 3,2 persen
Bank Indonesia. (REUTERS/Darren Whiteside/Files)

VIVA.co.id – Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, mengungkapkan bahwa inflasi akhir tahun diprediksi akan berada pada batas bawah 4 persen plus minus satu persen atau sesuai dengan target yang ditetapkan. Menurut dia, tekanan inflasi di berbagai daerah lebih cenderung waspada kepada harga cabai yang melambung tinggi. 

"Berdasarkan survei minggu ke empat (Oktober) itu (inflasi) 0,13 persen dan mengarah pada year on year (yoy) 3,2 persen. Kita lihat kalau bisa jaga akhir tahun akan ada di batas bawah 4 persen plus minus satu persen, bisa mengarah ke 3,1 atau 3,2 persen," kata Agus di Surabaya, Jumat 28 Oktober 2016. 

Menurut dia, salah satu yang menjadi perhatian bagi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) adalah terkait dengan volatilitas harga bahan pangan seperti harga cabai merah akibat adanya musim hujan. Kata Agus, segala antisipasi sudah dilakukan melalui kerja sama dengan daerah demi menjaga inflasi akhir tahun terjaga. 

"Ini memang kita sudah antisipasi karena mungkin ada periode musim hujan tapi kita lihat di Sumatera khususnya bagian utara ada cabai merah gagal panen dan akan berdampak pada inflasi mudah-mudahan ini bisa diatasi dengan cepat," kata dia. 

Di samping itu, ia menambahkan salah satu yang menjadi penyumbang deflasi adalah harga bawang merah dan adanya aliran dana dari luar negeri. Mantan menteri keuangan itu menjelaskan dengan adanya dana tersebut neraca pembayaran Indonesia pun membaik yang diharapkan memberikan kepercayaan global terhadap Indonesia akan semakin membaik. 

"Kurang lebih dari awal januari sampai minggu ke empat oktober itu dana portofolio yang masuk ke Indonesia kurang lebih Rp154 triliun. Dibandingkan tahun lalu periode yang sama cuman Rp31 triliun jadi besar," kata dia.

 

(ren)
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP