TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Saatnya Investasi Emas

Emas domestik naik lagi.
Saatnya Investasi Emas
Koin dan batangan emas. (CNBC)

VIVA.co.id –  Harga emas naik dari posisi terendah, seiring penguatan dolar Amerika Serikat, yang dibayangi kekhawatiran tentang Pemilihan Presiden AS, dan kebijakan yang akan diambil Bank Sentral, atau Federal Reserve dalam waktu dekat.

Dilansir dari laman CNBC, Selasa 1 November 2016, harga emas sempat mencapai harga tertinggi sejak 4 Oktober pada Jumat lalu, setelah Federal Bureau of Investigation (FBI) mengumumkan penyelidikan terhadap email pribadi dari calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Harga emas naik 0,07 persen menjadi US$1.276,40 per ons. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember, ditutup di US$1.273,10 per ons. Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS.

Emas domestik

Sementara itu, harga emas batangan di pasar dalam negeri untuk perdagangan Senin naik lagi.

Berdasarkan data Unit Bisnis Antam, untuk pembelian di kantor Pulogadung, harga emas naik Rp1.000 menjadi Rp602 ribu per gram dari sebelumnya Rp601 ribu per gram.  
 
Sedangkan harga emas untuk pembelian kembali, tetap di harga Rp530 ribu per gram. Berikut ini, harga emas berdasarkan ukuran seperti dikutip dari laman logammulia, Selasa 1 November 2016: 
 
Emas lima gram Rp2,86 juta, 10 gram Rp5,68 juta, 25 gram Rp14,11 juta, 50 gram Rp28,20 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp56,35 juta, 250 gram Rp140,75 juta, dan emas 500 gram dibanderol Rp281,30 juta.

Sementara itu, harga emas edisi batik 10 dan 20 gram dibanderol masing-masing Rp6,13 juta dan Rp11,86 juta. 

Sedangkan emas edisi Idul Fitri, untuk ukuran satu, dua, dan lima gram dibanderol masing-masing, Rp677 ribu, Rp1,23 juta, dan Rp2,94 juta. 
 
Untuk transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Hari ini, hanya ukuran emas dua gram yang tidak tersedia. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP