TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Akumulasi Saham Besar, IHSG Berpotensi Menguat

Di tengah penguatan rupiah dan rilis data ekonomi.
Akumulasi Saham Besar, IHSG Berpotensi Menguat
Suasana di Bursa Efek Indonesia.  (Antara/Puspa Perwitasari)

VIVA.co.id –  Indeks harga saham gabungan hari ini, Rabu, 2 November 2016 berpotensi mengalami rebond atau balik atau arah setelah ditutup turun sebesar 6,53 poin (0,12 persen) ke level 5.416 pada perdagangan kemarin.

Menurut Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya wijaya, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi di tengah kondisi nilai tukar yang stabil dan rilis data perekonomian yang terlansir sesuai prediksi. "Peluang penguatan yang masih cukup besar," ujarnya di Jakarta.

William juga mengatakan, hal itu juga didukung oleh arus modal masuk atau capital inflow yang mulai kembali terjadi. "Kondisi ini terlihat akan berlangsung dalam beberapa waktu mendatang," tuturnya,

Pihaknya memproyeksikan, IHSG hari ini akan bergerak dengan batas bawah atau support pada level 5.488 yang perlu ditembus untuk kembali membuka jalan bagi pola uptrend jangka pendek dar IHSG. "IHSG hari ini berpotensi menguat," ujarnya.

Dengan demikian, William merekomendasikan saham-saham berkapitalisasi besar yang dapat diakumulasi pada perdagangan hari ini, diantaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

 PT Gas Negara Indonesia Tbk (PGAS), PT Wika Beton Tbk (WTON), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG), PT Indofood Sukaes Makmur Tbk (INDF), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP