TUTUP
TUTUP
BISNIS

Astra Dukung Bank Permata Pulihkan Keuangan

Bank Permata menderita rugi Rp1,23 triliun per September 2016.
Astra Dukung Bank Permata Pulihkan Keuangan
Aktivitas di Bank Permata (Istimewa)

VIVA.co.id – PT Astra International Tbk mendukung penuh entitas grup Astra yang bergerak di lembaga keuangan, PT Bank Permata Tbk, untuk terus menyehatkan kembali kondisi bank.

Head of Investor Relations Astra International, Tira Ardianti, mengatakan, manajemen Bank Permata sudah mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk menyehatkan perusahaan. Perseroan telah menderita rugi Rp1,23 triliun hingga periode September 2016, usai meraih laba Rp938,19 miliar periode sama tahun sebelumnya.

"Tugas kami adalah, bersama Standchart (Standard Chartered) mendukung apa yang dilakukan manajemen dalam menyehatkan kembali bank. Kapan profit dan NPL (rasio kredit bermasalah) turun, itu saya tidak bisa jawab. Tidak ada yang tahu karena tergantung ekonomi itu sendiri," kata Tira pada “Workshop Wartawan Pasar Modal” di Ciawi, Bogor, Jumat, 4 November 2016.

Bank Permata mencatatkan pertumbuhan laba operasional sebelum pencadangan sebesar empat persen selama tahun berjalan dari Rp2,8 triliun tahun lalu menjadi Rp2,9 triliun pada akhir kuartal ketiga tahun ini. Kenaikan tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan non bunga sebesar 21 persen tahun ke tahun, serta didorong pula oleh kontrol biaya operasional.

Namun, di sisi lain pada kuartal III-2016, bank juga kembali mengalokasikan beban pencadangan dalam jumlah signifikan, sehingga menyebabkan dicatatkannya kerugian bersih Rp1,2 triliun.

Sementara itu, dari posisi rasio pinjaman terhadap simpanan, Bank Permata mencatat 86 persen pada akhir September 2016. Bank Permata juga konsisten meningkatkan kualitas struktur pendanaannya, terbukti dari menguatnya rasio dana murah atau CASA hingga mencapai 43 persen, dibandingkan 38 persen tahun lalu.

Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan dari sisi tabungan serta penghapusan secara bertahap deposito berjangka yang mahal.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP