TUTUP
TUTUP
BISNIS

Menanti Hasil Pemilu AS, Bursa Wall Street Menguat

Ekspektasi pasar: Demokrat pimpin gedung putih, Republik di parlemen.
Menanti Hasil Pemilu AS, Bursa Wall Street Menguat
Bursa Wall Street Amerika Serikat  (Reuters)

VIVA.co.id – Indeks saham utama Amerika Serikat ditutup menguat, setelah pada selasa kemarin para pelaku pasar menunggu dan menanti kepastian hasil pemilihan Presiden AS. Investor masih memiliki ekspektasi partai Demokrat menguasai gedung putih, sedangkan Republik di parlemen.

Dilansir dari laman CNBC, pada Rabu 9 November 2016, Dow Jones Industrial Average naik sekitar 73 poin yang didorong oleh keuntungan saham 3M dan McDonald. Indeks juga pecah di atas rata-rata 50 hari terakhir.

Kemudian, Indeks S&P 500 juga tercatat naik 0,38 persen, di mana saham utilitas naik sekitar 0,7 persen setelah sempat diperdagangkan lebih rendah. Indeks mengalami pergerakan terpanjang selama lebih dari 36 tahun.

Kepala Strategi Pasar di Wunderlich Securities, Art Hogan menyatakan perhatian pasar masih melihat Demoktrat terus kuasai gedung putih dan senat, sementara Republik pertahankan mayoritas di parlemen, sehingga bila hasil di luar ekspektasi tentu negatif untuk pasar.

Sementara itu, CEO dari 50 Park Investments, Adam Sarhan mengatakan para investor pada Selasa lalu masih sedikit hati-hati terkait kondisi pemilu AS. Sebab, kondisi itu bisa seperti kondisi Brexit. Terlebih tak ada yang tahun hasil pemilu seperti apa.

Adapun pada akhir penutupan Selasa lalu, Dow Jones Industrial Average naik 72,83 poin, atau 0,4 persen, menjadi ditutup pada level 18.332,43, dengan didorong saham perusahaan wisata Advancers, sementara penahannya saham DuPont yang mengalami penurunan terbesar.

Lalu, Indeks S&P 500 naik 8,01 poin, atau 0,38 persen, menjadi berakhir pada level 2.139,53, dengan saham utilitas memimpin 10 sektor yang lebih tinggi dan lagging energi. Sedangkan, Nasdaq naik 27,32 poin, atau 0,53 persen, ke level 5.193,49.

Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari ketakutan di pasar, diperdagangkan mendekati 17,9. Dan volume perdagangan Selasa mencapai 879,7 juta unit dan volume komposit 3,84 miliar unit saham.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP