TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Siasat Pintar agar Utang Tak Menumpuk

Jangan sampai gali lubang tutup lubang.
Siasat Pintar agar Utang Tak Menumpuk
Ilustrasi wanita terlilit utang. (Halomoney)

VIVA.co.id – Persentase utang yang ideal adalah tidak lebih dari sepertiga atau 30 persen dari pengeluaran untuk kebutuhan setiap bulannya.

Batasan tersebut ditentukan agar Anda dapat menyelesaikan pembayaran dengan baik dan tetap dapat memenuhi kebutuhan dengan 70 persen sisa pendapatan. Akan tetapi, masih banyak orang yang berutang melebihi persentase ideal tersebut karena kebutuhan yang mendesak atau gaya hidup yang boros.

Selama pengeluaran tidak melebihi pendapatan, akan terhindar dari utang yang menumpuk. Menyesuaikan gaya hidup, kebutuhan dan keinginan dengan penghasilan dapat menjauhkan dari utang yang menumpuk. Ada beberapa cara lain yang dapat membuat Anda terhindar dari jerat utang:

1.      Pastikan kondisi keuangan cukup sehat

Sebelum berutang, perlu menghitung rasio pengeluaran serta pendapatan. Jika mengalami kondisi kesehatan keuangan yang tidak baik sebaiknya tundalah pinjaman tersebut.

Financial checkup dilakukan dengan menghitung total aset yang dimiliki dengan total utang dan pengeluaran. Jika aset melebihi pengeluaran, yang mana artinya kondisi keuangan surplus, Anda dapat lebih tenang berutang.

2.      Sebelum berutang, perhatikan poin penting ini

•    Bunga pinjaman

Apakah bank memberikan bunga pinjaman dengan bunga tetap (tingkat suku bunga tidak akan berubah), bunga floating (bunga yang berbeda yang disesuaikan dengan pergerakan suku bunga pasar), bunga flat (jumlah pembayaran cicilan yang sama setiap bulannya), atau bunga efektif (beban bunga berkurang sesuai dengan pokok utang yang berkurang).

•    Jangka waktu pinjaman

Panjang pendeknya jangka waktu pinjaman dapat menentukan jumlah pembayaran cicilan pokok serta bunga kredit yang diberatkan kepada Anda. Jika mempunyai budget lebih, ada baiknya untuk memilih produk kredit dengan jangka waktu yang lebih panjang, begitu pula sebaliknya.

•    Persyaratan kredit

Bank berbeda memiliki ketentuan masing-masing, untuk memudahkan Anda, cermati setiap persyaratan yang diajukan oleh bank tersebut. Terdapat beberapa bank yang menawarkan pinjaman tanpa jaminan tetapi dengan bunga yang lebih tinggi dibandingkan pinjaman dengan jaminan aset. Sesuaikan kemampuan dengan fasilitas kredit yang diinginkan.

3.      Perhatikan sumber utang

Siasati jumlah utang dengan mengetahui bidang apa yang sering dipinjam. Sebagai contoh, sebut saja Anda sering terlilit hutang karena gagal membayar kartu kredit dengan tepat waktu. Untuk menghindari diri dari utang yang berlebih, Anda perlu membatasi diri dalam penggunaan kartu kredit.

Contoh lain adalah ketika merasa berutang untuk membayar cicilan angsuran kredit rumah atau kendaraan bermotor, Anda dapat menyiasatinya dengan memberikan cicilan awal atau down payment dengan jumlah yang lebih banyak, atau jangka waktu yang lebih panjang agar angsuran berkurang atau cara terakhir adalah dengan menjual aset tersebut.

4.      Pengeluaran versus pendapatan

Sering kali orang berutang hanya karena pengeluaran mereka lebih besar daripada pendapatan (besar pasak daripada tiang). Berutang demi mencukupi kebutuhan sehari-hari adalah cara meminjam yang paling tidak efektif.

Tidak hanya membiarkan kebiasaan hidup yang tidak baik, Anda dapat menjeratkan diri sendiri dan keluarga pada utang yang tidak berkesudahan.

Cara paling mudah adalah menyusun rincian pengeluaran dan pendapatan, dari rincian tersebut, bentuk anggaran dengan jumlah yang wajar serta realistis setiap awal bulan, Dengan begitu, anda tidak akan membelanjakan uang yang tidak seharusnya dihabiskan dan dapat dengan mudah menabung atau berinvestasi.

Kemudian, ubah gaya hidup dan sesuaikan dengan kemampuan. Janganlah berutang demi mengejar gaya hidup mewah atau gengsi. Menyesuaikan gaya hidup dengan penghasilan dapat membantu untuk lebih tenang menjalani hari dan terlepas dari beban sosial serta finansial.

Jangan sampai gali lubang tutup lubang

Ketika berutang, pastikan bahwa Anda mampu membayar utang tersebut, dan jangan sampai menggunakan utang untuk membayar utang lain karena Anda akan terjerat pada utang yang tiada henti.

Hindari kebiasaan mengutang bila dalam keadaan tidak terpaksa. Perhitungan segala konsekuensi kegagalan membayarnya dan akibatnya untuk Anda dan keluarga. Jika terlanjur terlilit utang dan tidak bisa membayar, cobalah diskusikan dengan pihak peminjam agar mendapat kelonggaran seperti perpanjangan masa tenor dan lainnya..
 

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP