TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Trump Menang, Bursa Saham AS Diprediksi Anjlok 10%

Pasar negara berkembang, akan mengambil sebagian beban ini.
Trump Menang, Bursa Saham AS Diprediksi Anjlok 10%
Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (REUTERS/Mike Segar)

VIVA.co.id – Donald Trump resmi menjadi Presiden Amerika Serikat ke-45 setelah unggul cukup jauh dari rivalnya, Hillary Clinton, dengan memperoleh 276 suara (48 persen) dan 218 suara (47,2 persen). Trump akan menggantikan Barack Obama menjadi presiden AS tahun depan.

Dilansir Reuters, Rabu 9 November 2016, kemenangan Trump ini diprediksikan akan menyebabkan runtuhnya pasar saham global, merosotnya harga komoditas, dan dolar AS. Bahkan, Jack Ablin, chief investment officer dari BMO Private Bank di Chicago, AS, meramalkan bursa saham AS bakal anjlok sebanyak sepuluh persen dalam sepuluh sesi perdagangan berikutnya.

"Pasar luar negeri, terutama pasar negara berkembang, akan mengambil sebagian beban ini. Ini adalah pasar yang lebih mengandalkan penjualan ke kita daripada kita menjual ke mereka," katanya.

Trump telah mengancam akan menghapuskan perjanjian-perjanjian perdagangan utama dan menerapkan batas-batasan di AS terhadap impor dari negara-negara seperti Meksiko dan China, sehingga mengurangi arus perdagangan. Hal itu semakin merusak pertumbuhan global yang sudah lamban, dan mengobarkan ketegangan geopolitik.

Michael Purves, kepala strategi global Weeden & Co, mengatakan Trump berkampanye pada tiga jenis pilar inti. Yakni, imigrasi, hambatan perdagangan, dan membantu manufaktur pulih kembali.

"Dia belum benar-benar mengartikulasi sebuah rencana yang jelas, dan dia adalah seorang utusan yang mudah berubah. Anda tidak tahu apakah dia akan melaksanakan itu," katanya.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP