TUTUP
TUTUP
BISNIS

Wall Street Sambut Trump, Saham-saham Menguat

Terpilihnya Trump hilangkan ketidakpastian di bursa AS.
Wall Street Sambut Trump, Saham-saham Menguat
Bursa Wall Street Amerika Serikat  (Reuters)

VIVA.co.id – Indeks saham utama Amerika Serikat ditutup menguat lebih dari satu persen pada Rabu kemarin setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS. Saham sektor keuangan dan kesehatan memimpin keuntungan kemarin.

Dilansir dari laman CNBC, pada Kamis 10 November 2016, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 256,95 poin pada level 18,589, dengan saham Goldman Sachs dan Caterpillar memberikan kontribusi keuntungan terbesar.

Kemudian, Indeks S&P 500 tercatat naik 23,70 poin yang dipimpin oleh saham sektor keuangan sebesar empat persen seperti Morgan Stanley dan merupakan terbaik sejak 2011. Selain itu sektor kesehatan seperti biotek juga tercatat mengalami penguatan pada penutupan kemarin.

Kepala Strategi di TD Ameritrade, JJ Kinahan mengatakan kemarin pasar saham penuh ketidakpastian, dan setelah itu semua tahu hasilnya sehingga ini mendorong reli. Tapi volatilitas tentu masih ada hingga kabinet Trump terbentuk.

Kemenangan Trump pada pemilihan presiden AS hari ini tentu sangat jauh dari prediksi. Ini tentunya menentang ekspektasi pasar yang sebelumnya menyatakan kemenangan pada Hillary Clinton.

Adapun pada akhir penutupan Rabu lalu, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 256,95 poin, atau 1,4 persen, di level 18.589,69, dengan Caterpillar memimpin keuntungan dan Procter & Gamble alami kerugian.

Lalu, Indeks S&P 500 ditutup naik 23,7 poin atau 1,11 persen di level 2.163,26, dengan sektor keuangan memimpin dari tujuh sektor lainnya, sedangkan saham utilitas alami kerugian terbesar.

Selain itu, untuk Indeks komposit Nasdaq ditutup naik 57,58 poin, atau 1,11 persen, pada 5.251,07.

Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari ketakutan di pasar, diperdagangkan mendekati 14. Dan volume perdagangan Selasa mencapai 616 juta unit dan volume komposit 1,41 miliar unit saham.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP