TUTUP
TUTUP
BISNIS

Euforia Trump Mereda, IHSG Menguat

Sentimen negatif Trump terhadap IHSG hanya sementara.
Euforia Trump Mereda, IHSG Menguat
Rupiah Terus Melemah, IHSG Dibuka Naik (VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin)

VIVA.co.id – Pergerakan indeks harga saham gabungan hari ini berhasil berbalik arah, atau rebound, seiring dengan meredanya euforia pemilihan Presiden Amerika Serikat kemarin. Pasar saham mulai menyikapinya, dengan melihat bahwa perekonomian Indonesia masih berjalan stabil.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup menguat dan naik sebesar 35,98 poin (0,66 persen) ke level 5.450, setelah bergerak di antara 5.443-5.482 pada perdagangan Kamis 10 November 2016.

Sementara itu, di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah ditutup melemah ke Rp13.138 per dolar AS, atau turun 11 poin (0,08 persen), setelah bergerak di kisaran Rp13.098-Rp13.153.

"Pemilihan Presiden AS yang memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG, sifatnya hanya temporary," kata analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya di Jakarta.

Dikutip dari situs  RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,09 triliun, dengan volume 12,71 miliar lembar saham. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp700,3 miliar.

Sebanyak 234 saham naik, 92 saham turun, dan 87 saham tidak bergerak. Sementara itu, sembilan dari 10 sektor mengalami penguatan. Penguatan terbesar dialami oleh sektor pertambangan, yang menguat sebesar 3,33 persen.

Dari Asia, mayoritas indeks saham bergerak menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang yang naik sebesar 6,72 persen, indeks Kospi Korsel menguat 2,26 persen, dan indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 1,89 persen.

Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa bergerak menguat sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris naik 0,95 persen, indeks DAX Jerman menguat 1,13 persen, dan indeks CAC di Prancis naik 1,05 persen. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP