TUTUP
TUTUP
BISNIS

Pemda Maluku Utara Gandeng Investor China Bangun Smelter

Pemda Maluku mengajak investor China bangun dua smelter nikel.
Pemda Maluku Utara Gandeng Investor China Bangun Smelter
Aktivitas penambangan pemisahan bijih nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan. (REUTERS/Yusuf Ahmad)

VIVA.co.id – Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Khasuba menyambangi Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di kantornya, hari ini, Senin, 21 November 2016. Khasuba mengaku bermaksud meminta Luhut bersedia meresmikan Pelabuhan Babang di Halmahera Selatan, dan pabrik pemurnian (smelter) biji nikel di daerahnya.

Khasuba mengatakan, pelabuhan Babang ini merupakan salah satu pelabuhan yang masuk ke dalam program tol laut, yang melayani rute dari Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, hingga Papua. Ia juga menjelaskan, Pemda Maluku Utara bersama investor China telah membangun smelter untuk mengolah biji nikel dengan kapasitas dengan kapasitas ribuan ton.

"Maka saya minta bantuan beliau (Luhut), karena kita juga mau meresmikan smelter di sana untuk pengembangan industri nikel," kata Khasuba di kantor Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Senin 21 November 2016.

Khasuba mengatakan, pembangunan smelter di daerahnya sangat penting, karena sumber daya alam nikel di Maluku Utara cukup banyak. Ia bahkan memastikan, tahun 2017 mendatang pihaknya akan membangun smelter baru dan groundbreaking dilaksanakan pada akhir tahun ini.

"Tanggal 23-24 November ini kita akan bikin smelter lagi, kita groundbreaking. Ini kerja sama China dengan Indonesia," ujarnya.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP