TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Anak Buah Terima Suap, Dirjen Pajak Siapkan Kopi Sianida

Kementerian Keuangan akan membuat tim reformasi perpajakan.
Anak Buah Terima Suap, Dirjen Pajak Siapkan Kopi Sianida
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi. (Chandra GA/VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Tertangkapnya seorang pejabat Direktorat Jenderal Pajak terkait kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggelar rapat dadakan di kantornya. Hampir seluruh direktorat di bawah Kementerian Keuangan pun merapat ke gedung Djuanda I, Jakarta.

Hadir diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, jajaran otoritas pajak seperti Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak DJP Yon Arsal, serta Direktur Jenderal Anggaran Askolani.

Kemudian, tampak juga Direktur Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan, dan Risiko Robert Pakpahan, Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto, dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara. Ketika dikonfirmasi awak media, pemerintah berencana membentuk tim reformasi perpajakan.

"Kami bicara reformasi perpajakan. Mereka (Kemenkeu) saja yang bicara. Jangan saya yang bicara. Biar mereka saja," ungkap Darmin, saat ditemui di kompleks Kemenkeu, Jakarta, Selasa 22 November 2016.

Darmin mengakui, adanya kasus korupsi di lingkungan otoritas pajak tentu berdampak tidak baik bagi penerimaan negara. Namun, ini semua akan tetap bergantung pada cara Kemenkeu, bagaimana mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat.

"Pengaruhnya iya. Tapi ini semua tinggal bagaimana meyakinkan orang, bahwa kita serius melakukan perbaikan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ken mengakui bahwa Kemenkeu masih memilih siapa saja yang akan dicantumkan dalam tim reformasi perpajakan. Ken memastikan, hal ini tidak akan memengaruhi kepercayaan publik terkait program pengampunan pajak. "Masih (percaya). Mudah-mudahan tidak ada sentimen," tegasnya.

Namun sayangnya, mantan Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak itu enggan memberikan komentar lebih terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menimpa anak buahnya. Tetapi, Ken justru berkelakar kepada awak media. "Mau diapain. Kopi, dikasih sianida saja," ujar Ken.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP