TUTUP
TUTUP
BISNIS

Rush Money Bisa Pengaruhi Sektor Properti

Kalau ada rush money, orang lebih butuh uang cash daripada properti.
Rush Money Bisa Pengaruhi Sektor Properti
Pameran Perumahan REI (Real Estate Indonesia) (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

VIVA.co.id – Country Manager Rumah123.com Ignatius Untung yakin isu penarikan uang besar-besaran dari bank-bank atau rush money, hanya kabar angin semata.

Namun, jika hal semacam itu benar-benar terjadi, Untung mengakui jika sektor properti sangat berpotensi merasakan dampaknya. “Karena ketika rush money orang akan lebih butuh uang cash daripada barang seperti properti," kata Untung di Jakarta, Selasa 22 November 2016.

Namun, Untung mengaku lega bahwa kabar ini hanyalah isu, yang coba dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dia juga mengapresiasi respons cepat yang dilakukan pemerintah dan sejumlah masyarakat, untuk mengklarifikasi masalah ini sehingga isu rush money tersebut tidak sampai mengganggu roda perekonomian.

"Kalau dari kemarin pemerintah telat (merespons isu) itu, bisa kena (pengaruhnya ke perekonomian). Tapi isunya berkembang tidak lama, jadi tidak begitu terasa sekarang. Karena pemerintah juga cepat kan meresponsnya," ujarnya.
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP