TUTUP
TUTUP
BISNIS

Visit Indonesia 2018 Incar 20 Juta Wisatawan Mancanegara

Pemerintah diminta ikut membantu pelaksanaan program tersebut.
Visit Indonesia 2018 Incar 20 Juta Wisatawan Mancanegara
Status Gunung Bromo (Antara/Zabur Karuru)

VIVA.co.id – Komite Ekonomi dan Industri Nasional menyebutkan untuk meningkatkan industri pariwisata Indonesia dan mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019, salah satu caranya dengan dilakukannya program Visit Indonesia 2018. 

Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional Hariyadi Sukamdani mengatakan kalau membahas program besar untuk memajukan pariwisata, program bersama antar kementerian/lembaga harus dilakukan. Visit Indonesia, kemudian menjadi aplikasinya.

"Untuk memajukan pariwisata itu harus dilakukan joint pogram atau program bersama. Kami akan melaunching Visit Indonesia 2018, Insya Allah itu antara Februari. Intinya adalah program ini menjadi program bersama, bukan hanya PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) saja," kata Haryadi yang juga sebagai anggota PHRI dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Jayakarta Jakarta pada Rabu, 23 November 2016.

Kemudian, destinasi yang menjadi perhatian prioritas pemerintah untuk dikembangkan meliputi, Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Toba, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang.

Namun menurut dia, Visit Indonesia 2018 tidak terpaku pada 10 destinasi tersebut. "Enggak, nanti kita akan pilih daerah-daerah yang secara teknis siap untuk dipromosikan secara bersama, selain itu juga kita lihat dari segi potensinya yang cukup manarik atau enggak," ujarnya.

Hal itu agar wisatawan mancanegara benar-benar mendapatkan kenyamanan berwisata yang optimal dari potensi destinasi yang ada. "Jangan sampai mereka datang, tapi enggak lihat apa-apa, enggak layak dijual," tuturnya.

Sehingga, ada beberapa hal yang dipertimbangkan, antara lain pertama, kesiapan dan kelengkapan yang kuat untuk mempersembahkan event pariwisata. Kedua, terkait keamanan turis. 

Selain itu, dirinya meminta pemerintah daerah untuk mendukung program tersebut dengan cara memberikan diskon pajak hotel dan restoran khususnya pada saat pelaksanaan Visit Indonesia 2018.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP