TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
BISNIS

Investasi Emas, Untung atau Rugi?

Investasi emas terbebas dari inflasi dan risiko ekonomi global.
Investasi Emas, Untung atau Rugi?
Ilustrasi emas batangan. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

VIVA.co.id – Investasi bisa dilakukan dengan berbagai cara dan metode. Salah satunya adalah memanfaatkan emas sebagai barang untuk investasi. Investasi memiliki arti bahwa hal atau benda tersebut memiliki keuntungan dalam jangka panjang, sehingga Anda menabungnya dan menghasilkan lebih banyak di masa sekarang maupun masa depan.

Umumnya orang juga melakukan investasi pada properti alias apartemen, kemudian tanah yang ditanam dan panen, dan lainnya. Namun, banyak pertimbangan apakah emas merupakan barang yang menjamin untuk dijadikan investasi?

Ulasan dari Cermati.com berikut mungkin dapat membantu Anda memutuskan apakah sebaiknya investasi emas atau tidak.

Keuntungan investasi emas

1. Terbebas dari nilai inflasi

Keuntungan pertama yang didapat jika Anda menginvestasikan harta dengan emas, adalah Anda bisa terbebas dari nilai inflasi. Karena emas tidak akan menaikkan standar kepemilikan kekayaan Anda. Emas baru akan berdampak jika sudah Anda tukar dengan uang, dan memengaruhi kekayaan termasuk pajak dan lainnya.

2. Terbebas dari risiko

Risiko yang dimiliki emas merupakan risiko yang paling rendah. Investasi emas tidak akan terpengaruh oleh menurunnya uang dolar atau berbagai efek lainnya. Emas dapat terus naik dalam jangka panjang.

3. Mudah dicairkan

Emas merupakan satu-satunya investasi yang bisa dicairkan ke bentuk uang dengan cepat. Berbeda dengan properti yang harus menunggu lama, Anda tidak perlu susah jika membutuhkan uang secara dadakan.

4. Jaminan yang dipercaya

Emas merupakan bentuk investasi yang sudah pasti dipercaya. Ketika Anda memberikan emas sebagai jaminan, maka Anda akan mudah mengurus cicilan lainnya. Apalagi emas untuk investasi merupakan emas murni tanpa campuran.

Kerugian investasi emas

1. Risiko fluktuasi

Investasi emas tidak bisa ditebak, baik harga kenaikan, apalagi ongkos atau bunga tambahannya. Emas yang Anda bayarkan bunganya ketika harga emas sedang naik, dan pencairan emas ketika harga turun merupakan kerugian tersendiri bagi para investor emas. Untuk itulah beberapa orang mempertimbangkan bagaimana menginvestasikan hartanya dalam bentuk emas.

2. Emas tidak bernilai

Menurut Warren Buffett, orang-orang yang melakukan investasi emas merupakan orang bodoh. Emas merupakan benda yang tidak bisa diolah, penggunaannya hanya ada untuk bahan baku, dan digunakan sebagai campuran.

Berbeda dengan saham seperti Coca-cola dan sejenisnya. Buffett menjelaskan, emas merupakan benda yang langka, namun bukan berarti barang tersebut bernilai untuk dijadikan investasi.

Anda mungkin berpikir bahwa emas memang bisa dijadikan investasi. Hanya saja ketika sudah dibeli, Anda hanya bisa menyimpannya dan memainkan waktu.

Sementara itu, emas tidak bisa berputar layaknya saham yang dinamis. Hal ini yang membuat sebenarnya emas tidak bernilai di mata Warren.

3. Bentuk berubah harga berubah

Ketika Anda mengelola saham kecil dan diubah menjadi lebih besar dengan berbagai pertimbangan. Maka pilihan hasilnya dua, berhasil atau gagal.

Namun untuk investasi emas, jika Anda mengubah bentuk padat menjadi perhiasan biasa, harganya akan jatuh dan menurun. Itu pun sudah pasti.

Lalu, untuk apa Anda menginvestasikan emas, sedangkan benda ini hanya bisa dibeli dan pelihara, kemudian jual kembali pada saat yang bagus. Jika tidak dalam keadaan menguntungkan, Anda harus menahannya.

4. Emas ditahan

Berbeda dengan kredit elektronik atau kendaraan, ketika kredit pertama Anda sudah bisa memboyong pulang dan menikmatinya. Namun, emas membutuhkan waktu cicilan hingga lunas baru Anda bisa membawanya pulang. Jika cicilan selesai ketika emas sedang jatuh, apes lah kita.

Investasi emas punya keunggulan dan kekurangan

Terlepas dari untung atau rugi jika dilihat dari berbagai ulasan, investasi emas terlihat tidak menjanjikan. Jika Anda memang menggunakan investasi sebagai cara mencari kesuksesan, dan memanen uang yang banyak, investasi emas bukan rekomendasi yang baik.

Sementara itu, jika hanya untuk mengalihkan nilai inflasi kekayaan Anda dan ingin menyimpannya dalam bentuk yang aman, gunakan investasi emas. Baik untung maupun rugi Anda harus siap menghadapi berbagai risiko dalam dunia investasi.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP