Dolar Menguat, Indeks Dow Jones Dekati Level 20.000

Bursa Wall Street Amerika Serikat.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Bursa saham New York kembali bergairah saat indeks Dow Jones mendekati level 20.000 pada perdagangan Kamis waktu setempat, 15 Desember 2016. Investor saat ini tengah mengolah data-data ekonomi dan keputusan Bank Sentral AS menaikkan suku bunga acuan. 

IHSG Dibuka Melemah, Terseret Keoknya Wall Street dan Bursa di Kawasan

Dilansir CNBC, Jumat 16 Desember 2016, indeks Dow Jones ditutup lebih tinggi 60 poin di 19.852. Indeks hanya kurang 50 poin untuk mencetak rekor baru 20.000. 

Sementara indeks S&P 500 naik 0,4 persen didorong kenaikan saham finansial sekitar satu persen. Indeks Nasdaq juga menanjak 0,4 persen.  

Bursa Wall Street Bergejolak Dapat Kabar Trump Positif COVID-19

Kepala analis pasar dari Think Markets, Naeem Aslam, mengatakan indeks di Wall Street terus naik usai pemilihan umum presiden AS, dan kenaikan suku bunga The Fed tidak bisa menghentikan pergerakan itu. Data pengembang perumahan AS telah menunjukkan bahwa pasar perumahan kuat. 

The Fed telah menaikkan suku bunga acuan 0,25 persen sehingga mendorong penguatan sektor finansial. The Fed berencana menaikkan suku bunga tiga kali pada tahun depan, tapi pasar mengharapkan kenaikan hanya dua kali. 

Dulu Mesin Uang, Begini Kondisi ExxonMobil Sekarang

Dolar AS pun terdongkrak oleh keputusan The Fed. Indeks Dolar AS melonjak tajam 1,34 persen dan menyentuh level tertinggi dalam 14 tahun di 103,12. 

(ren)

Wall Street New York

Rusuh di Gedung Kongres AS, Bursa Wall Street Malah Cetak Rekor Baru

Investor Wall Street tak terpengaruh aksi para pendukung Presiden Donald Trump di depan Gedung Kongres AS yang berujung rusuh.

img_title
VIVA.co.id
7 Januari 2021