TUTUP
TUTUP
BISNIS

Bursa Asia Dibuka Bervariasi di Tengah Penguatan Wall Street

Indeks Dow ditutup pada level tertinggi sejak November 2016.
Bursa Asia Dibuka Bervariasi di Tengah Penguatan Wall Street
Bursa Jepang  (CNBC)

VIVA.co.id – Bursa di kawasan Asia dan Pasifik dibuka bervariasi, merespons tembusnya rekor baru di bursa kawasan Wall Street semalam. Investor berharap reformasi pajak dari Presiden AS Donald Trump dapat berhasil. 

Dilansir dari CNBC, Selasa 14 Februari 2017, indeks Nikkei 225 dibuka naik tipis 0,06 persen pada awal perdagangan. Namun, beberapa saham blue chip mengalami penurunan, salah satunya Toshiba yang merosot 3,76 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi bergerak turun pada perdagangan hari ini. Kospi turun tipis sebesar 0,16 persen. Skandal suap bos Samsung memberikan tekanan tersendiri kepada pasar keuangan. 

Sementara itu, bursa ASX 200 di Australia dibuka naik 0,34 persen pagi ini. Didorong kenaikan sub sektor bahan baku yang naik 0,75 persen. 

Kenaikan harga tembaga hingga ke tingkat tertingginya sejak Mei 2015 mendorong positifnya beberapa emiten pertambangan di negara tersebut. 

Saham Rio Tinto naik 1,39 persen, Fortescue Metals naik 2,18 persen sedangkan BHPP Billiton naik 0,57 persen. 

Semalam, Dow Jones Industrial Average membukukan rekor penutupan tertinggi ke-22 sejak 8 November atau naik naik 0,7 persen di level 20.412,16. Sementara itu, indeks Standard & Poor's 500 naik 0,52 persen menjadi ditutup pada level 5.763,96, 

Sedangkan, indeks komposit Nasdaq naik 0,52 persen menjadi berakhir pada 5.763,96, dipimpin oleh Apple, yang ditutup pada US$133,29 per lebar saham.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP