TUTUP
TUTUP
BISNIS

Resort Seharga Rp415 Juta Ditawarkan di Hulu Palembang

Adanya transportasi publik naikkan nilai jual Royal Resort Residence.
Resort Seharga Rp415 Juta Ditawarkan di Hulu Palembang
Tipe Rumah di Royal Resort Residences, Palembang, Sumatera Selatan. (Istimewa)

VIVA.co.id – Dengan didaulatnya Palembang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018, sejumlah infrastruktur penunjang pun turut dibangun sebagai aspek pendukungnya.

Selain adanya Light Rail Transit (LRT) yang sedang dibangun sebagai pendukung mobilitas Asian Games 2018, akan dibangun juga sirkuit MotoGP di kawasan Jakabaring Sport City, guna menghelat acara balapan internasional tersebut. Hal ini pastinya turut memengaruhi iklim di sektor bisnis properti Palembang.

Marketing Director Royal Resort Residences, Nata Susanto, berharap transformasi Palembang dari kota berkembang menjadi kota maju ini bisa berdampak pada sektor properti, seperti yang terjadi usai Sea Games 2011 lalu di mana harga properti ikut terdongkrak.

"Saat ini, rata-rata harga tanah di Kota Palembang berkisar Rp1,6 juta per meter persegi. Angka ini diperkirakan akan kembali naik, mengingat adanya LRT (Light Rail Transit) yang sedang dibangun untuk mobilitas selama Asian Games 2018," kata Nata dalam sebuah diskusi di kawasan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa 14 Maret 2017.

Bermodal tanah empat hektare dengan potensi pengembangan 20 hektare yang berjarak hanya 500 meter dari Stasiun LRT Jakabaring, Royal Resort Residences dikembangkan Terrakon Property dengan nilai investasi mencapai Rp80 miliar.

"Kami akan bangun 250 unit rumah, terdiri dari 11 blok dan empat tahap pembangunan. Empat blok pertama diprediksi rampung pada Desember 2017, dua blok tahap kedua diprediksi rampung Juni 2018, tahap ketiga diperkirakan selesai Desember 2018, dan tahap keempat pada Juni 2019," ujarnya.

Nata menjelaskan, di tahap pertama dan kedua ini, Royal Resort Residences akan menawarkan dua tipe hunian, yakni tipe Luxor dengan luas bangunan 38 meter persegi dan luas tanah 84 meter persegi, seharga Rp415 juta. Lalu ada juga tipe Wynn dengan luas bangunan 48 meter persegi dan luas tanah 98 meter persegi, seharga Rp499 juta.

Sementara untuk tahap ketiga dan keempat, pengembang rencanannya akan membangun rumah tipe townhouse (dua lantai), dengan tipe 88 dan tipe 108.

"Kami melihat bahwa Palembang memiliki potensi yang bagus, terutama di hulu. Terlebih, LRT ini diperkirakan selesai di akhir 2017 dan mulai beroperasi di awal 2018," kata Nata.

Dekat Tol

Dia menjelaskan, lokasi Royal Resort Residences ini juga dekat dengan akses Tol Palindra (Palembang-lndralaya), yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Dengan hunian berkonsep resort, fasilitas yang disediakan oleh pengembang Royal Resort Residences antara lain adalah kolam renang, mini club house, sportpark, kiddy park, jogging track, area hijau, hingga aspek keamanan 24 jam.

Mengenai potensi capital gain (keuntungan) di Royal Resort Residences ini, Nata mengaku kenaikannya terbilang cukup baik, di mana rumah seharga Rp350 juta per unit yang dijual di tahap pertama kini harganya sudah mencapai Rp415 juta untuk tipe yang sama.

"Kenaikan gain sudah mencapai sekitar 15 persen. Kami memprediksi, ketika semua infrastruktur rampung, maka kenaikan gain bisa mencapai 100 persen," ujarnya.

Diketahui, Royal Resort Residences ini adalah proyek pertama Terrakon Property di Palembang, dari kesepuluh proyek mereka sebelumnya seperti Puri Gading Depok Residences, Puri Gading Residences 2, dan Cascadia Residences di Depok, Jawa Barat. Sisanya, proyek mereka juga tersebar di wilayah Bekasi, Depok dan Bintaro. (ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP