TUTUP
TUTUP
BISNIS

Pertahankan Posisi IHSG, Akumulasi Saham Ini

Masih didera aksi jual.
Pertahankan Posisi IHSG, Akumulasi Saham Ini
IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

VIVA.co.id – Pada perdagangan hari ini para investor beli atau yang biasa disebut kaum banteng, akan berupaya untuk mempertahankan posisi indeks harga saham gabungan untuk berada di atas level 5.400, setelah kemarin ditutup di zona merah.

Menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, meski laju IHSG masih sering didera aksi jual oleh kaum beruang (investor jual) yang berusaha menekan harga ke bawah, namun optimistis kaum banteng masih cukup kuat untuk menahan aksi jual.

"Sehingga, momentum IHSG masih dapat terjaga di atas 5.400 untuk mendorong pencetakan new high level ke depan," kata Yuganur di Jakarta, Selasa, 21 Maret 2017.

Dengan demikian, adanya upaya dari kaum banteng untuk melawan aksi jual tersebut bisa disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:

1. PT Bank Panin Tbk (PNBN) dengan target trading di kisaran Rp925-Rp975.

Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekspektasi earnings ke depan di 2017 ada pada skenario kenaikan menuju resistance (batas atas) psikologis di kisaran Rp925-Rp975.

2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dengan target trading di level Rp16.000.

Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten minyak sawit ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di level Rp16.000.

3. PT Harum Energy Tbk (HRUM) dengan target trading di kisaran Rp2.700.

Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten pertambangan ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada level Rp2.700.

4. PT Wika Beton Tbk (WTON) dengan target trading di kisaran Rp860-Rp900.

Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten konstruksi ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di kisaran Rp860-Rp900. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP