TUTUP
TUTUP
BISNIS

Begini Cara Mudah Dapat Kredit Multiguna

Pinjaman dari Rp2 juta hingga Rp2 miliar.
Begini Cara Mudah Dapat Kredit Multiguna
Mengajukan Kredit Elektronik

VIVA.co.id – Kredit Multiguna atau KMG mengagunkan barang berharga sebagai jaminan selama proses kredit berlangsung. Barang yang biasa menjadi agunan adalah rumah atau tanah. Dalam KMG, rata-rata plafon atau uang yang bisa dipinjam berkisar antara Rp2 juta hingga Rp2 miliar.

Bahkan ada bank yang mau memberikan pinjaman uang hingga Rp5 miliar. Sungguh fantastis. Pantas saja jika bank meminta ada barang yang dijadikan sebagai agunan. Hal ini dijadikan sebagai motif berjaga-jaga jika sewaktu-waktu peminjam tidak bisa melunasi utangnya atau lari dari tanggung jawab, maka ada barang yang bisa dijadikan sebagai ganti rugi.
 
Jika berniat untuk mengajukan KMG atau jenis kredit lainnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut di antaranya:

Melakukan penilaian usaha
 
Saat mengajukan permohonan kredit kepada bank, terlebih dahulu akan dilakukan penilaian terhadap jenis usaha yang dimiliki. Hal ini dilakukan oleh bank tak lain hanya untuk mengetahui apakah bank berhak untuk mempercayai Anda atau tidak. Jika usaha itu masih baru, mungkin bank akan berpikir dua kali jika Anda ingin mengajukan pinjaman dalam jumlah yang fantastis.

Namun jika usaha yang digeluti sudah berlangsung lama, mungkin bank tidak segan-segan untuk memberi sokongan dana yang besar. Mengapa? Usaha yang sudah berdiri sejak lama dipercaya sudah memiliki banyak konsumen dan kemampuan manajerial untuk mengembangkan usaha akan semakin terbuka lebar. Untuk menghindari masalah kredit macet dan lain sebagainya, selaku debitur harus memperhatikan dengan seksama apakah memang usaha akan laris manis di pasaran atau tidak.

Memiliki catatan kredit yang baik
 
Sebelum menyodorkan dana, bank terlebih dahulu akan melihat catatan kredit Anda. Catatan kredit bisa diperoleh dengan melihat ID historis peminjaman yang ada di Bank Indonesia. Jika melakukan proses cicilan dengan baik tanpa adanya kemacetan sekalipun, kemungkinan besar bank akan menyetujui kredit yang diajukan.

Namun, jika memiliki catatan kredit yang buruk, tunggakan utang di mana-mana, jangan harap bank akan memberikan pinjaman, apalagi jika total pinjaman yang dilakukan jumlahnya besar.
 
Melihat laporan keuangan usaha
 
Laporan keuangan usaha menjadi bukti, apakah usaha yang dijalankan memiliki tren penjualan yang baik atau tidak. Selain itu, penilaian terhadap kinerja usaha, berapa total fixed cost atau variabel cost, berapa biaya yang dikeluarkan, berapa pendapatan yang dihasilkan, total utang, dan tagihan dapat ditelusuri dengan mudah dengan menggunakan laporan keuangan. Jika perusahaan memiliki laporan keuangan yang baik, bank akan dengan senang hati memberikan pinjaman.
 
Adanya jaminan
 
Jika kredit yang diajukan diterima oleh bank, maka Anda patut bersyukur dan berterima kasih. Namun tidak hanya berhenti di situ saja, bank pasti akan meminta jaminan atas kredit yang diajukan. Tidak mungkin jika melakukan pinjaman dalam jumlah yang besar, namun tidak ada barang yang dijadikan sebagai jaminan atau agunan. Seperti yang kita ketahui, tidak ada orang di dunia ini yang mau rugi, termasuk bank. Apalagi jika hal tersebut berkaitan dengan uang.
 
Barang yang biasanya dijadikan sebagai agunan dalam KMG antara lain kendaraan, tanah, rumah, apartemen, dan lain sebagainya. Barang yang akan diagunkan sebenarnya tergantung pada jenis dan kebutuhan Anda.
 
Melengkapi administrasi

Calon debitur harus mempersiapkan dokumen administrasi sewaktu melakukan pinjaman kepada bank. Adapun syarat administrasi umum yang harus dilengkapi adalah fotokopi rekening tabungan atau rekening usaha yang dijalankan selama tiga bulan terakhir. Selain itu, dokumen lainnya yang harus dilengkapi antara lain fotokopi KTP, NPWP, kartu keluarga, dan surat nikah (jika sudah menikah).

Penuhi semua syarat yang dibutuhkan
 
Itulah beberapa tips saat mengajukan KMG. Mendapatkan pinjaman dari bank bukan hal yang mudah, harus melewati beberapa liku-liku. Banyak orang yang melakukan pinjaman kepada bank ditolak karena dokumen yang diminta tidak lengkap, catatan keuangannya buruk, dan sebagainya. Jika beberapa dokumen dan tips di atas sudah dipenuhi, seharusnya tidak ada lagi hambatan atau kesulitan sewaktu melakukan pinjaman kepada bank. Apalagi sampai pinjaman ditolak. (ase)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP