TUTUP
TUTUP
BISNIS

Jokowi Sindir Rakyat yang Tidak Cinta Produk Indonesia

Banyak orang Indonesia beli barang merek luar negeri, kata Jokowi.
Jokowi Sindir Rakyat yang Tidak Cinta Produk Indonesia
Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/IORA Summit 2017/Rosa Panggabean)

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo meresmikan perluasan pabrik PT Sri Rejeki Isman (Sritex) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat 21 April 2017. Jokowi memuji PT Sritex dengan berbagai produk-produknya yang sudah mendunia.

Bahkan sudah lebih dari seratus negara yang jadi pangsa ekspor produk PT Sritex, seperti seragam tentara di Belanda dan Jerman.

"Saya tahu banyak orang kita orang Indonesia kalau beli banyak barang merek luar negeri, beli di luar negeri pinginnya beli merek luar negeri, kemudian lihat di sini ada tulisan Made in Indonesia langsung batal beli. Ini jeleknya orang kita," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya, Jumat 21 April 2017.

Padahal, menurut Jokowi, bangsa Indonesia harus bangga dengan hasil produk dalam negeri. Maka Jokowi ingin pemahaman rakyat yang suka beli merek luar negeri diubah.

Sebab, kata Jokowi, turis-turis asing saja mencari produk-produk buatan Indonesia.

"Kita lihat PT.Sritex satu bukti merek Indonesia yang merajai pasar dunia. Mulai seragam militer, pakaian kerja, fesyen, pakaian anak semua dipasok Sritex," ucap Jokowi.

Dia pun menegaskan, pemerintah mendorong produktivitas agar makin banyak brand Indonesia masuk ke pasar ekspor. Ekonomi dunia yang mengalami penurunan, diakuinya, membuat ekspor produk mengalami kesulitan.

Perbaikan Infrastruktur

Namun, Presiden melihat pada tahun 2017 ini sudah ada tren positif. Untuk itu, lanjut Jokowi, pemerintah fokus kerja pada perbaikan berbagai infrastruktur.

Ini seperti sektor-sektor perhubungan, kereta api, bandara, yang menurut Jokowi akan mendukung produk Indonesia. Sebab, selama ini biaya habis di sektor transportasi.

"Infrastuktur ini kita kerjakan habis untuk daya saing. Tahapan kedua masuk ke industri pengolahan, ketiga masuk ke industri jasa," jelas Jokowi. (ren)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP