TUTUP
TUTUP
BISNIS

Atur Keuangan Tetap Sehat Selama Ramadan

Ramadan menjadi bulan yang paling banyak keluarkan dana belanja.
Atur Keuangan Tetap Sehat Selama Ramadan
Ilustrasi mengatur keuangan (Halomoney.co.id)

VIVA.co.id – Bulan Ramadan sudah tinggal menghitung hari. Bila tidak ada perubahan, pada 27 Mei 2017, umat Islam di seluruh dunia akan memasuki bulan Ramadan dan menjalankan ibadah serta tradisi di bulan istimewa tersebut. Seperti puasa, salat tarawih, sahur, dan lain sebagainya.

Bagi orang Indonesia, kedatangan bulan puasa juga kerap ditandai dengan kenaikan harga barang kebutuhan pokok. Pola konsumsi masyarakat selama puasa justru semakin meningkat. Ini yang membuat inflasi harga barang kebutuhan dapur seperti telur, ayam, bumbu-bumbu, dan lain sebagainya.

Supaya Anda bisa khusyuk menjalankan ibadah selama Ramadan tanpa risau masalah keuangan, terapkan strategi keuangan ini seperti dikutip dari laman Halomoney.co.id, Kamis 18 Mei 2017 berikut ini:

1. Fokus pada kebutuhan

Selama bulan puasa, yang terjadi adalah perubahan pola konsumsi. Makan yang biasa tiga kali sehari menjadi dua kali saja, yaitu waktu sahur dan berbuka. 

Seharusnya, jumlah yang dikonsumsi menjadi lebih sedikit daripada biasanya. Namun, tradisi kemunculan hidangan-hidangan khas Ramadan membuat nilai belanja keluarga malah membengkak. 

Nah, agar kondisi kantong Anda tetap terkendali, fokus hanya pada kebutuhan yang utama. Untuk itu, tidak setiap hari Anda perlu memasak dengan hidangan yang berlebihan.

2. Buat rencana menu satu bulan

Untuk membantu Anda fokus pada kebutuhan yang utama, buatlah daftar menu untuk keluarga. Membuat rencana menu selama satu bulan bisa membantu Anda menyeleksi mana barang yang memang Anda butuhkan dan yang kurang dibutuhkan. 

Misalnya, apakah perlu menyajikan takjil setiap hari dalam bentuk hidangan spesial yang menguras banyak uang? Takjil dengan sepiring buah segar boleh jadi lebih murah dan sudah pasti lebih sehat.

3. Belanjalah lebih awal

Berbelanja lebih awal sebelum kedatangan bulan puasa akan membantu Anda menghemat sekian rupiah. Sebab, semakin mendekati kedatangan hari pertama puasa, harga barang-barang semakin cepat ‘berlari’. 

Selain itu, dalam berbelanja, Anda tidak perlu menimbun barang berlebihan. Belilah sesuai kebutuhan dan perencanaan serta hitungan Anda.

4. Batasi acara buka puasa di luar rumah

Menjadi hal yang wajar apabila Anda dan keluarga ingin berbuka puasa bersama di luar rumah atau dining out. Tapi, hal itu tidak perlu setiap akhir pekan Anda lakukan. 

Dua kali berbuka bersama keluarga di luar rumah selama satu bulan, mungkin sudah cukup. Di luar itu akan banyak kesempatan berbuka di luar rumah dengan kedatangan undangan-undangan berbuka puasa bersama teman dan kerabat.

5. Cicil kebutuhan Lebaran

Lebaran menjadi puncak konsumsi masyarakat. Anda bisa sedikit berhemat bila menyicil pembelian kebutuhan untuk Lebaran nanti dari jauh-jauh hari. Ingat pula prinsip kebutuhan ketimbang keinginan. Bila pakaian Lebaran Anda tahun lalu masih bagus, tidak perlu membeli baju baru.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP