TUTUP
TUTUP
BISNIS

Menjelang Lebaran, Haruskah Mengganti Cat Rumah?

Mengecat rumah setahun sekali menjadi kebiasaan.
Menjelang Lebaran, Haruskah Mengganti Cat Rumah?
Warga sedang mengecat rumah

VIVA.co.id – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga yang mulai berbenah dan mengecat ulang dinding-dinding rumah agar terlihat segar menyambut hari suci bagi umat Muslim tersebut. 

Mengecat ulang rumah hampir setiap tahun sekali seolah menjadi kebiasaan untuk menyambut momen-momen tertentu. Tapi, apakah cat rumah mesti diganti setiap tahun? 

"Kita mesti pisahkan dulu, mau bicara interior atau eksterior. Tapi idealnnnya itu cat bisa bertahan selama kurang lebih 10 tahun, bahkan 20 tahun," ungkap Jon Tan, CEO Decorative Paints Nippon Paint Indonesia, dalam media gathering, Rabu malam 14 Juni 2017, di Kebon Sirih Jakarta Pusat. 

Di samping itu, dia juga menyarankan untuk melihat kondisi dari tembok tersebut. Jika tembok tersebut sudah mulai berkapur atau berjamur, pengecatan ulang bisa dilakukan lima tahun sekali. 

"Kalau misal tiap tahun saya kira berlebihan, paling tidak lima tahun. Tapi mungkin kalau tiap tahun sebagian, baik itu lis-lis rumah, atau mungkin pintu dan jendela. Kalau itu mungkin lebih oke," ujarnya

Untuk pengecatan satu rumah dalam setiap tahun, menurutnya akan membutuhkan tenaga, waktu dan juga biaya yang tidak sedikit. 

"Makanya dari kami juga selalu melakukan riset dan pengembangan terhadap produk-produk yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat yang makin spesifik," kata dia. 

"Kami juga tidak hanya memperhatikan harmonisasi warna, namun juga memperhatikan nilai kualitas ketahanannya," tambahnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP